Sampah Jadi Berkah, Rivandi Malibu Ubah Limbah Jadi Aset Masa Depan Sangihe

Foto Rivandi Malibu yang nengubah limbah jadi aset masa depan Sangihe. (Ist)

SANGIHE – LACAKPOS.CO.ID Di balik tumpukan sampah, tersimpan harapan dan potensi ekonomi bagi Kepulauan Sangihe. Rivandi Malibu, pengelola daur ulang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Santiago, Tahuna, membuktikan bahwa limbah bukan sekadar masalah, melainkan peluang emas bagi masa depan daerah.

“Sudah seharusnya pengolahan sampah dijadikan bekal untuk masa depan kita semua, khususnya untuk anak-anak kita nanti,” ujar Malibu, kepada wartawan pada Jumat, (04/04/2025), saat ditemui di sela kegiatan penanaman bibit pohon di TPA Tahuna.

Bacaan Lainnya

Tak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, Malibu memandang sampah sebagai potensi ekonomi yang bisa menggerakkan roda pembangunan lokal. Ia menegaskan, proses daur ulang yang dijalankannya bukan hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk bernilai jual.

“Dengan adanya pengolahan sampah ini, saya mencoba mencari cara bagaimana limbah dapat menjadi pemasukan bagi daerah,” katanya.

Menariknya, hasil daur ulang dari TPA Bungalawang tak hanya berhenti di lokal. Sampah yang telah diproses—dipadatkan dan dilindungi menggunakan kaca—dikirim ke Surabaya melalui jalur tol laut. Meski harga pasar daur ulang masih fluktuatif, Malibu optimis pengolahan ini akan menjadi investasi jangka panjang.

“Untuk hitungan hasil pengolahan masih naik turun, jadi belum bisa digambarkan secara sederhana. Namun, biaya pengolahan sampah yang dikeluarkan berkisar sekitar lima ratus,” jelasnya tanpa merinci lebih lanjut.

Langkah yang diambil oleh Malibu adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa beriringan dengan inovasi dan ekonomi. Dari tempat yang sering dipandang sebelah mata, kini lahir sebuah harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *