Terungkap Tipu Muslihat Calo CASN, Warga Parteker Pamekasan Ini Terancam Dilaporkan

Gambar ilustrasi

PAMEKASAN, LacakPos.co.id – Dugaan tipu muslihat seleksi Calon ASN pada formasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Tenaga Kesehatan (PPPK Nakes) Kejagung RI dalam hal ini alokasi kebutuhan RS. Adhyaksa Jawa Timur terungkap.

Korban inisial NAF saat mendatangi redaksi Lacakpos&tim, menuturkan dan menyampaikan testimoni secara runut, detail dan komprehensif serta berakhir dirinya menjadi korban penipuan CASN dalam hal ini PPPK Nakes, Selasa (10/02/2026).

Bacaan Lainnya

Berawal dari telepon kata NAF, saat itu sekitar bulan Juni 2025 dirinya ditelepon inisial MAS warga Kelurahan Parteker Pamekasan yang belum dikenal sebelumnya.

Selanjutnya, MAS menawarkan untuk membantu seleksi CASN PPPK Nakes Kejagung RI di Tahun Anggaran 2025.

“Saya percaya Pak, karena saat itu emang ada seleksi PPPK Nakes Kejagung RI penempatan di RS. Adhyaksa Jatim”,ungkap NAF dengan penuh yakinnya

Masih kata NAF, dirinya diminta uang muka dengan alasan untuk memasukkan namanya ke data base.

Dari data yang diterima redaksi Lacakpos&tim terungkap sebanyak 7 (tujuh) kali transfer ke nomor rekening MAS sebagai uang muka, pertama tanggal 5 Juli 2025 senilai 2 juta, kemudian transfer kedua senilai 2 juta, ketiga 1 juta, selanjutnya keempat NAF kembali transfer senilai 35 juta pada tanggal 14 Agustus 2025 dan terakhir terangkum senilai transfer 10 juta pada tanggal 3 Nopember 2025, sehingga terhitung sejumlah total 50 (lima puluh juta).

Berbagai upaya dan ikhtiar kata NAF untuk meminta uang muka kepada MAS, setelah sadar dirinya menjadi korban penipuan, namun tak berhasil.

NAF dan keluarga tak ada pilihan lain, hanya menindak lanjuti delict pidana penipuan yang menimpa dirinya akan dilaporkan ke Satreskrim Polres Pamekasan.

Semakin kuat dirinya untuk melaporkan ke Satreskrim Polres Pamekasan setelah sadar dan tak lulus CAT yang digelar di BKN Regional II Waru Sidoarjo pada tanggal 7 September 2025 lalu.

Terpisah, terduga MAS dihubungi beberapa kali oleh Lacakpos&tim via percakapan whatsapp terkesan dan terasa enggan menanggapinya.

(Az)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *