Dinas Pangan Kabupaten Sangihe Gelar Pangan Murah Di Kecamatan Tamako

SANGIHE – LACAKPOS.CO.ID – Pemkab Sangihe melalui Dinas Pangan Daerah kabupaten kepulauan Sangihe Menggelar Pangan Murah bertempat dihalaman kantor kecamatan Tamako, Rabu (31/11/2022).

Terpantau Lacakpos.co.id selain pangan murah, kecamatan Tamako juga menggelar deklarasi STOP BABS bagi 16 kampung yang ada di kecamatan Tamako.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Penjabat Bupati kepulauan Sangihe, dr.Rinny Tamuntuan saat ini diwakili Asisten perekonomian Gregorius Dominus Londo, ST, SE, M.Sc mengatakan terkait pangan murah yang digelar oleh pemkab melalui dinas pangan.

“Saya menyambut dan mengapresiasi atas dilaksanakannya beberapa rangkaian kegiatan yang boleh dilaksanakan saat ini sebagai wujud sinergitas berbagai stakeholder di kabupaten kepulauan Sangihe,”kata Londo.

Pemerintah senantiasa berupaya untuk mensejahterakan masyarakat dalam setiap pelaksanaan program yang dilaksanakan.

“Namun oleh keterbatasan anggaran terlebih di tahun anggaran 2023, maka kamipun mengharapkan kepada masyarakat agar dapat dengan bijak memanfaatkan baik sumber daya alam yang ada disekitar maupun SDM kita masing – masing, salah satu contohnya adalah memanfaatkan lahan pekarangan. Minimal untuk memenuhi kebutuhan dapur kita masing – masing,”ujar Gregorius.

Lanjutnya, sehubungan dengan dilaksanakannya deklarasi Stop BABS dihari ini.

“Saya selaku pimpinan Daerah mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada camat Tamako bersama Kapitalaung dan masyarakat yang ada di kecamatan Tamako atas inisiatif serta respon positif dalam komitmen bersama sebagai upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di kecamatan Tamako. Disamping itu, ini juga menjadi salah satu syarat kabupaten sehat,”jelas Londo.

Londo juga berharap, kiranya komitmen ini tidak hanya sampai pada kegiatan deklarasi hari ini.

“Saya harapkan komitmen ini tidak hanya sampai pada kegiatan deklarasi hari ini, tetapi akan benar – benar dilaksanakan oleh masyarakat yang ada di kecamatan Tamako. Dan kiranya ini dapat memicu kesediaan dan kesiapan kecamatan lainnya untuk turut segera mendeklarasikan diri sebagai kecamatan yang masyarakatnya tidak buang air besar disembarang tempat,”pungkas Asisten 2.

Terpisah Camat Tamako Albert Takasaping juga menambahkan terkait digelarnya pangan murah yang ada di kecamatan Tamako.

“Selaku camat sangat mengapresiasi terobosan pemerintah kabupaten melalui dinas Pangan serta dinas terkait lainnya menggelar pangan murah di kecamatan Tamako. Dan ini sangat membantu bagi masyarakat yang ada di kecamatan Tamako,”bebernya.

Kemudian terkait dengan deklarasi hari ini bagi 16 kampung yang ada di kecamatan Tamako.

“Pemerintah kecamatan Tamako dan 16 Kapitalaung yang ada di kecamatan Tamako hari ini telah sepakat secara bersama – sama mulai hari ini sudah menyatakan ikrar bahwa tidak buang air besar sembarangan. Dan ini bukan sekedar ikrar dibacakan, akan tetapi harus benar – benar dibuktikan dilapangan agar masyarakat tidak lagi buang air besar sembarangan,” kunci Camat. (**/Udy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *