MINSEL – LACAKPOS.CO.ID – Gerakan pangan murah (GPM), menjadi sebuah bentuk langkah konkret dan upaya nyata dari pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, menjamin Ketersediaan bahan pokok, serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Hal ini tentunya menjadi salah satu program dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang hari pengucapan syukur untuk Kabupaten Minahasa Selatan, pada Minggu 13 Juli 2025.
Hari pengucapan syukur adalah suatu tradisi yang bukan hanya penuh nilai spiritual, tetapi juga menjadi cerminan rasa syukur atas berkat dan hasil bumi yang telah kita terima, namun di sisi lain, momen ini juga seringkali diiringi dengan peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi menimbulkan kenaikan harga dan inflasi olehnya pemerintah hadirkan Gerakan pangan murah (GPM).
Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH., membuka kegiatan Pasar Murah / GPM ( Gerakan pangan murah, pada Jumat, 11 Juli 2025, dalam rangka stabilitasi harga kebutuhan bahan pokok, menyambut pengucapan syukur Kabupaten Minahasa Selatan di tahun 2025, yang dilaksanakan di ruang terbuka publik Amurang (RTP), dengan subsidi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 20%. Adapun jumlah bahan pokok dalam kegiatan GPM adalah beras 1150 kg, daging babi 247 kg, daging ayam. 60 bks, minyak goreng 300 ltr, cabe rawit. 75 / kg, bawang merah. 90 /kg, bawang putih 80/ kg, telur 100 baki dan gula 200/kg.
Kegiatan berlangsung Pada 3 tempat yang berbeda yaitu Desa Tumpaan Dua, Desa Pakuweru dan Desa Rumoong Atas, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga, dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi utara,
olehnya Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi utara, Brigjen TNI (Purn) Julius Selvanus,SE., yang telah menghadirkan GPM ( Gerakan Pangan Murah ) di Kabupaten Minahasa Selatan.
Hal tersebut sangat membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan menjelang pengucapan syukur karena harga pada kegiatan GPM ( Gerakan Pangan Murah ) dibawah harga pasar, yang mendapatkan Subsidi dari pemerintah. Adapun jumlah bahan pokok dalam kegiatan GPM adalah beras SPHP: 8 ton, minyak goren (minyakita): 1440 Ltr , telur ayam: 120 baki, bawang putih: 108, bawang merah: 178 kg, gula pasir: 168 kg, cabai rawit merah: 120/kg dan daging ayam: 100/ kg.
Untuk diketahui Pemerintah Provinsi Sulawesi utara Pada hari Sabtu 12 Juli 2025 mulai Pukul 09.00 Wita – sampai selesai kembali akan melaksanakan Kegiatan GPM ( Gerakan Pangan Murah ) yang akan dilaksanakan di 5 tempat yaitu balai Desa Lalumpe Kecamatan Motoling, Balai Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding, Balai Desa Tompaso Baru I Kecamatan Tompaso Baru, Balai Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo dan Pasar 54 Amurang Kecamatan Amurang.
Turut hadir dalam kegiatan Pasar Murah ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan : Kapolres Minahasa Selatan, AKBP. David Candra Bebega, SIK., MH., Kajari Minahasa Selatan, La Ode Muhammad Nusrim, SH., MH., Dandim 1302 Minahasa yang diwakili oleh Danramil 1302-16 Tumpaan, Kapten Inf. Ferdinan Tedampa, Ketua Pengadilan Negeri Amurang yang diwakili Hakim, Ivana Maleke, SH.; Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Pada kegiatan ini, Bupati Minahasa Selatan didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, dan Camat Amurang.
(**Eka Putra)







