SANGIHE, LacakPos.co.id – Tim SAR gabungan resmi menghentikan pencarian terhadap Arman Makatika (82), seorang lansia yang dilaporkan hilang secara misterius di hutan Kampung Lelipang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Penghentian operasi dilakukan pada Selasa, 28 April 2026, setelah upaya pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil. Keputusan tersebut diambil sesuai standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan misi pencarian dan pertolongan.
Tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tahuna, Koramil Tamako, dan Polsek setempat telah menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban, termasuk area lereng Gunung Lelipang. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Arman.
Kepala Pos SAR Tahuna, Maryoto, menyatakan bahwa seluruh upaya maksimal telah dilakukan oleh tim di lapangan. “Kami telah melaksanakan pencarian selama tujuh hari sesuai SOP, namun belum menemukan petunjuk terkait keberadaan korban, sehingga operasi resmi dihentikan,” ujarnya.
Kapolsek Tamako, AKP Meldi Roring, S.H., turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan korban. Ia juga mengingatkan agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Jangan menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan atau bergerak sendiri tanpa koordinasi, karena hal itu dapat membingungkan masyarakat,” tegasnya.
Meski operasi pencarian telah dihentikan, pihak kepolisian bersama instansi terkait memastikan akan tetap melakukan pendalaman informasi dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus hilangnya korban.
Diketahui, kawasan hutan Lelipang sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan kejadian serupa, sehingga menambah perhatian dalam penanganan kasus ini.
Di sisi lain, sejumlah warga mengeluhkan minimnya kehadiran pihak kecamatan selama proses pencarian. Mereka menilai kehadiran aparat kecamatan penting, baik untuk mendukung koordinasi maupun sebagai bentuk empati terhadap keluarga korban.
Sementara itu Kapitalaung Kampung Lelipang, Manangsang Mandiangan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan atas upaya yang telah dilakukan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap melanjutkan pencarian secara kekeluargaan.
“Terima kasih kepada seluruh tim SAR yang telah bekerja maksimal. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus membantu pencarian secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika terdapat perkembangan atau petunjuk baru, pemerintah kampung akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Hingga kini, keberadaan Arman Makatika masih belum diketahui. Pihak keluarga berharap korban dapat segera ditemukan.(Rinny Kampong)






