Bupati FDW Hadiri Launching Ekspor Produk Kelapa ke Guangzhou, Dorong Ekonomi Desa

Caption: Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan launching ekspor perdana produk olahan kelapa. ( ist)

MINSEL, LacakPos.co.id — Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan launching ekspor perdana produk olahan kelapa dari Rumah Produksi Bersama (RPB) di Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, Selasa (28/04/2026).

Ekspor perdana ini mengirimkan dua kontainer produk turunan kelapa menuju Guangzhou, China, yang terdiri dari coco fiber, husk chip, dan peat block. Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan industri berbasis kelapa di Minahasa Selatan.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan ekspor ini menunjukkan bahwa produk unggulan daerah memiliki daya saing di pasar internasional. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara koperasi pengelola, masyarakat, serta dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Wakil Gubernur, Dr. Johanes Victor Mailangkay, S.H., M.H., disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam pengembangan Rumah Produksi Bersama Desa Kapitu. Sinergi antara pemerintah, pendamping industri, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan hingga mampu menembus pasar global.

Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses pasar internasional sekaligus mendorong inovasi produk turunan kelapa bernilai tambah tinggi. Pemanfaatan teknologi dan peningkatan kreativitas dinilai penting untuk memperkuat posisi produk Sulawesi Utara di kancah global.

Pengembangan Rumah Produksi Bersama didukung oleh kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2023, serta bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi. Dukungan ini didasarkan pada potensi besar sektor perkebunan kelapa di Minahasa Selatan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga memberikan dukungan melalui penyediaan infrastruktur dan pembiayaan operasional. Ke depan, keterlibatan aktif BUMDes didorong sebagai pemasok bahan baku guna membangun rantai pasok terintegrasi, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, serta memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara bersama jajaran pemerintah provinsi, perwakilan Kementerian UMKM, Bappenas, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

(*Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *