SANGIHE, LacakPos.co.id – Kepala Pos SAR Tahuna, Maryoto, mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan keterbatasan jumlah personel serta alat pelindung diri (APD) yang dimiliki tim SAR di wilayah Kabupaten Sangihe.
Hal ini disampaikan setelah insiden kecelakaan laut yang kerap terjadi di Kampung Mala kec.Tabukan Utara, yang menimpa seorang pemuda yang hilang saat melaut dan ditemukan meninggal dunia.
Menurut Maryoto, kondisi geografis Kepulauan Sangihe yang didominasi laut membuat potensi terjadinya kecelakaan cukup tinggi, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan maksimal dari tim penyelamat.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terkait keterbatasan jumlah personel SAR serta kebutuhan alat pelindung diri. Mengingat wilayah Sangihe adalah daerah kepulauan, kejadian seperti ini cukup sering terjadi dan membutuhkan dukungan sarana yang memadai,” ungkapnya, kepada wartawan pada Jumat (17/4/2026) di Kampung Mala kec.Tabukan Utara.
Ia menegaskan, ketersediaan personel yang cukup serta perlengkapan keselamatan yang lengkap akan sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian dan pertolongan, sekaligus meningkatkan keselamatan tim di lapangan.
Maryoto juga menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait sangat dibutuhkan guna memperkuat kapasitas tim SAR dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan.
Pihaknya berharap, dengan adanya dukungan tersebut, penanganan insiden di laut dapat dilakukan lebih optimal dan mampu meminimalisir risiko korban jiwa di masa mendatang.
(Rinny)







