Kominfo Minahasa Dorong Tata Kelola SPBE Terintegrasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Caption: Kepala Dinas Kominfo Minahasa, Ricky H.R. Laloan, SH, sampaikan sambutan dan menegaskan bahwa implementasi SPBE bertujuan menghadirkan layanan pemerintahan yang terintegrasi. ( Butje/LacakPos)

MINAHASA, LacakPos.co.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mempercepat transformasi digital dengan menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di Ruang Rapat Diskominfo Minahasa, Kamis.

Rapat tersebut dihadiri Inspektur, para kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat se-Kabupaten Minahasa, serta pejabat yang membidangi perencanaan di masing-masing OPD.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan kegiatan dipandu Kepala Bidang Tata Kelola dan Penyelenggaraan SPBE Diskominfo Minahasa, Sepdy A. Tumengkol, sementara materi teknis disampaikan Programmer Diskominfo Minahasa, Erol Tooy.

Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Kepala Dinas Kominfo Minahasa, Ricky H.R. Laloan, SH, menegaskan bahwa implementasi SPBE bertujuan menghadirkan layanan pemerintahan yang terintegrasi, menghilangkan duplikasi aplikasi, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan publik.

Menurutnya, peningkatan nilai SPBE bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari upaya menghadirkan birokrasi yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis data.

Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola SPBE, menyelaraskan proses bisnis, mengintegrasikan aplikasi, menerapkan tata kelola data sesuai prinsip Satu Data Indonesia, meningkatkan keamanan informasi, serta terus mengembangkan kompetensi aparatur di bidang digital.

“Transformasi digital tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan kolaborasi, komitmen, dan kesamaan visi seluruh OPD agar pelayanan publik semakin berkualitas,” ujar Ricky.

Ia berharap melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dalam mempercepat implementasi SPBE sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

(Butje)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *