BPS Sangihe Pastikan 100 Persen Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Benar-Benar di Lapangan ‎

Caption: Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswahto. (Rinny/LacakPos)

SANGIHE, LacakPos.co.id – Menjelang berakhirnya rangkaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memastikan seluruh sasaran pendataan tercakup secara menyeluruh.

‎Progres pendataan SE2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mencapai 100 persen tanpa open per 17 Agustus 2026. Meski capaian tersebut menjadi penanda penting dalam pelaksanaan sensus, BPS Sangihe menegaskan pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

Bacaan Lainnya

‎Untuk memastikan tidak ada satu pun usaha maupun keluarga yang terlewat, Tim Pelaksana SE2026 Sangihe melaksanakan kegiatan penyisiran dan ground check pada 20–28 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan dengan kembali menelusuri wilayah yang menjadi sasaran pendataan guna memastikan seluruh unit usaha dan keluarga telah tercatat dengan baik.

‎Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswahto, menegaskan bahwa capaian 100 persen bukan berarti proses pengawasan dan pemeriksaan data berhenti.

‎“Tidak boleh ada yang terlewat. Walaupun progres pendataan sudah mencapai 100 persen tanpa open, kami tetap melakukan penyisiran dan ground check untuk memastikan seluruh usaha dan keluarga benar-benar tercakup dalam pendataan,” ujar Eko Siswahto.

‎Menurutnya, kualitas hasil sensus tidak hanya ditentukan oleh angka capaian, tetapi juga oleh kelengkapan dan ketepatan sasaran yang berhasil didata. Karena itu, proses penyisiran menjadi bagian penting untuk memastikan tidak terdapat usaha maupun keluarga yang belum masuk dalam cakupan SE2026.

‎Tim di lapangan kembali menyusuri sejumlah wilayah dan melakukan pengecekan terhadap hasil pendataan sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas data sekaligus memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan hasil pendataan.

‎Eko menambahkan, 100 persen bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan harus menggambarkan bahwa seluruh sasaran pendataan di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah tercatat tanpa terkecuali.

‎“Kami ingin memastikan bahwa 100 persen ini benar-benar 100 persen di lapangan. Artinya, setiap usaha dan keluarga yang menjadi sasaran pendataan harus tercatat. Karena itu, penyisiran dan ground check tetap kami lakukan sampai akhir masa kegiatan,” katanya.Kamis (27-8/2026).

‎Dengan pelaksanaan penyisiran hingga 28 Agustus 2026, BPS Sangihe berharap seluruh rangkaian SE2026 dapat menghasilkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan dapat menjadi dasar dalam melihat kondisi serta perkembangan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

‎Bagi BPS, keberhasilan SE2026 bukan hanya tentang mencapai target, tetapi memastikan tidak ada satu pun usaha dan keluarga yang terlewat dari pendataan. ‎(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *