‎KUPP Kelas II Tahuna Ingatkan Pentingnya Keselamatan Pelayaran di Tengah Perubahan Cuaca

Caption: (Plt.) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, Melfrid Palenewen. (Ist)

SANGIHE, LacakPos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, Melfrid Palenewen, mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, menyusul adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai 30 Agustus 2026.

‎Melfrid mengatakan, seluruh pelaku pelayaran perlu mencermati setiap perkembangan informasi cuaca dan mengikuti imbauan maupun peringatan yang dikeluarkan BMKG. Langkah tersebut penting sebagai upaya mengantisipasi potensi risiko yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.

‎“Dalam menyikapi kondisi cuaca, kami mengimbau seluruh pihak untuk mengantisipasi dan mengikuti perkembangan serta imbauan dari BMKG, khususnya mulai 30 Agustus 2026 dan seterusnya,” ujar Melfrid saat dikonfirmasi, Senin (25/8/2026).

‎Menurutnya, keselamatan pelayaran bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan merupakan bagian dari satu rantai ekosistem yang harus dijaga secara bersama-sama.

‎“Intinya, keselamatan pelayaran merupakan satu rantai ekosistem yang wajib dijaga oleh semua pihak. Karena itu, diperlukan kerja sama dan kewaspadaan dari seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan pelayaran,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan para awak kapal agar selalu mengedepankan profesionalisme dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi mengalami perubahan.

‎“Dalam rangka menjaga keselamatan pelayaran di tengah kondisi cuaca yang perlu diantisipasi, awak kapal harus profesional dan selalu waspada,” ungkap Melfrid.

‎KUPP Kelas II Tahuna berharap seluruh operator dan awak kapal tidak mengabaikan informasi cuaca serta selalu mempertimbangkan aspek keselamatan sebelum dan selama melakukan pelayaran. Hal ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan memastikan aktivitas transportasi laut tetap berlangsung dengan aman. (Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *