MINSEL, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Bersinergi dengan Pemerintah Desa se-Kecamatan Tareran yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Rumoong Atas Dua, Kamis (30/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franky Wongkar menyampaikan apresiasi kepada DPC ABPEDNAS Kabupaten Minahasa Selatan yang dinilai konsisten memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan melalui pelaksanaan Musyawarah Kecamatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkokoh konsolidasi organisasi, membangun kepengurusan yang solid, serta meningkatkan kapasitas anggota melalui bimbingan teknis. Dengan demikian, pemahaman terhadap regulasi dan sinergi antara ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat.
Bupati juga menjelaskan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan saat ini memiliki 167 Hukum Tua, 2.112 perangkat desa, dan 1.135 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang memegang peranan penting sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD memiliki fungsi menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menetapkan peraturan desa, serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat kelembagaan ABPEDNAS sebagai wadah pengembangan kapasitas dan koordinasi anggota BPD di seluruh wilayah.
Di Kecamatan Tareran sendiri tercatat 908 anggota ABPEDNAS, terdiri atas 74 anggota BPD aktif dan 834 simpatisan. Sementara secara keseluruhan, jumlah anggota ABPEDNAS di Kabupaten Minahasa Selatan telah mencapai 8.730 orang.
Selain itu, Bupati Franky Wongkar turut mengapresiasi keberadaan Srikandi Jaga Desa yang dinilai berperan penting dalam mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan desa. Organisasi tersebut aktif melakukan edukasi masyarakat, pemberdayaan perempuan, pengawasan pembangunan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang inklusif.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, ABPEDNAS, dan Srikandi Jaga Desa terus diperkuat guna meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pemerintahan serta pembangunan desa di Minahasa Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ir. Stefanus B. A. N. Liow, M.A.P., Anggota DPD RI yang juga menjabat Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara dan Ketua DPD Desa Bersatu Sulawesi Utara, Ketua Pengurus Harian ABPEDNAS Kabupaten Minahasa Selatan Notje Karamoy, S.H., unsur Forkopimda Minahasa Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Ever Poluakan, unsur Forkopimcam Tareran, para Hukum Tua dan anggota BPD se-Kecamatan Tareran, serta pengurus ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Kecamatan Tareran.
(Eka Putra)






