MINSEL, LacakPos.co.id – Kepergian Drs. Berny Tamara meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Minahasa Selatan. Sosok yang dikenal sebagai salah satu pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan itu mendapat penghormatan dari jajaran pemerintah daerah.
Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., bersama keluarga besar Kawatu–Kaunang, melayat ke rumah duka keluarga Tamara–Lolong di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kamis (10/9/2026).
Kehadiran Wabup Kawatu menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa atas berpulangnya Berny Tamara. Dalam kesempatan tersebut, ia mengenang almarhum sebagai salah satu tokoh yang turut mengambil bagian dalam perjuangan panjang terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan.
Menurut Kawatu, perjuangan dan dedikasi Berny Tamara menjadi bagian dari catatan sejarah perjalanan daerah. Pengabdian tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses pembentukan kabupaten, tetapi juga diwujudkan melalui kiprahnya di tingkat nasional.
Almarhum diketahui pernah mengemban amanah sebagai Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) periode 1997–2004.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan keluarga besar Kawatu–Kaunang, Theodorus Kawatu menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ia berharap keluarga Tamara–Lolong diberikan kekuatan dan penghiburan dalam menghadapi masa dukacita.
“Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberikan kekuatan, penghiburan dan damai sejahtera kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, khususnya keluarga Tamara–Lolong,” ungkap Kawatu.
Ia juga menyampaikan penghargaan atas jasa, perjuangan dan pengabdian almarhum bagi daerah dan masyarakat Minahasa Selatan.
“Selamat jalan, Drs. Berny Tamara. Jasa, perjuangan, pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan bagi daerah dan masyarakat akan senantiasa dikenang,” tuturnya.
Menurut Kawatu, seluruh pengabdian yang telah diberikan almarhum merupakan bagian dari perjalanan sejarah yang patut dihargai dan dikenang oleh generasi berikutnya.
Suasana dukacita tersebut juga diwarnai kehadiran Drs. Ramoy Markus Luntungan, mantan Bupati pertama Kabupaten Minahasa Selatan.
Ramoy Markus Luntungan diketahui pernah memimpin Minahasa Selatan sebagai penjabat bupati sejak 2003. Ia kemudian terpilih sebagai bupati definitif dan memimpin Kabupaten Minahasa Selatan untuk periode 2005–2010.
Kehadiran tokoh tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan keluarga semakin memberikan nuansa historis dalam penghormatan terhadap almarhum Berny Tamara, yang menjadi bagian dari perjalanan panjang terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan. (Eka Putra)






