SANGIHE, LacakPos.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna memperkuat program pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah instansi strategis, Rabu (28/01/2026). Kerja sama tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Sangihe, Puskesmas Manente, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner Tahuna.
Penandatanganan PKS yang berlangsung di Aula Lapas Tahuna dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, bersama Kepala BNN Kepulauan Sangihe Meyland Manarat, Kepala Puskesmas Manente dr. Dessy Jonhar, dan Ketua PKBM Pioner Tahuna Elvie Zakarias.
Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh sejumlah perwakilan perangkat daerah, di antaranya Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe Hengky Natingkaseh, Sekretaris Dinas Pendidikan Sangihe Melkia Dalope, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kabupaten Sangihe Erdawati Simon.
Melalui kerja sama ini, Lapas Tahuna menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan WBP dengan fokus pada tiga sektor utama, yakni penguatan keamanan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan pendidikan.
Pada aspek keamanan, sinergi dengan BNN Kepulauan Sangihe diarahkan pada pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang mencakup pemeriksaan urine berkala, penggeledahan terpadu, penyuluhan bahaya narkoba, hingga layanan rehabilitasi bagi warga binaan yang membutuhkan.
Sementara di bidang kesehatan, Puskesmas Manente akan memberikan layanan pemeriksaan rutin, skrining penyakit, penanganan penyakit menular, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat guna menjaga kondisi lingkungan lapas tetap aman dan sehat.
Adapun di sektor pendidikan, PKBM Pioner Tahuna berperan menyelenggarakan pendidikan nonformal bagi WBP, mulai dari keaksaraan fungsional, pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, hingga pelatihan keterampilan berbasis UMKM sebagai upaya peningkatan kemandirian pasca menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam menciptakan lapas yang bersih dari narkoba serta memastikan pemenuhan hak dasar warga binaan.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya selama warga binaan menjalani masa pembinaan, tetapi juga sebagai bekal positif ketika kembali berintegrasi dengan masyarakat.
(Rinny)






