Lansia Terisolasi di Muaro Ambius Berhasil Dievakuasi Melalui Danau Singkarak

Foto : Empat warga lanjut usia yang sakit dan terjebak di kawasan terdampak bencana di Jorong Muaro Ambius dan Duo Koto, Nagari Guguak Malalo, akhirnya berhasil diselamatkan. Evakuasi dilakukan pada Minggu (30/11/2025)/Dok. Prokopim

TANAH DATAR — LACAKPOS.CO.ID – Empat warga lanjut usia yang sakit dan terjebak di kawasan terdampak bencana di Jorong Muaro Ambius dan Duo Koto, Nagari Guguak Malalo, akhirnya berhasil diselamatkan. Evakuasi dilakukan pada Minggu (30/11/2025) oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan BPBD Tanah Datar melalui jalur perairan Danau Singkarak setelah akses darat dinyatakan tidak dapat dilalui.

Perahu karet menjadi satu-satunya sarana yang memungkinkan untuk mencapai titik lokasi. Petugas bergerak menembus ombak dan hembusan angin yang cukup kuat. Kondisi ini memaksa seluruh anggota tim untuk bekerja ekstra hati-hati, mengingat pasien dalam kondisi rentan dan tidak dapat menunggu terlalu lama.

Dalam perjalanan menuju dermaga, tim beberapa kali menghentikan laju perahu untuk menstabilkan posisi pasien dan memeriksa kondisi kesehatan mereka. Setelah satu jam lebih menempuh perairan danau, rombongan berhasil tiba di Tanjung Mutiara.

Sesampainya di darat, petugas kesehatan menjemput pasien dengan tandu menuju posko penanganan awal. Tim medis gabungan dari Puskesmas Rambatan I, Puskesmas Lintau Buo I, serta relawan BAZNAS langsung melakukan tindakan pemeriksaan cepat. Setelah kondisi pasien dinyatakan stabil, keempatnya dipindahkan ke RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar untuk penanganan lanjutan di ruang gawat darurat.

Aksi penyelamatan ini menjadi bukti kuat koordinasi lintas unsur di lapangan. Pemerintah daerah menekankan bahwa layanan kesehatan bagi korban bencana tidak boleh terhambat oleh kondisi geografis atau cuaca.

Bupati Tanah Datar Eka Putra sendiri terus memonitor situasi di lapangan dengan mengunjungi titik-titik pengungsian. Ia meminta seluruh jajaran memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, mulai dari logistik, keamanan, hingga layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan balita.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *