Audiensi Dengan Ketua DPRD, DPD GMPK Sampang Berhasil Ungkap Dugaan “Kongkalikong” Bantuan BPBD Jatim

SAMPANG-LACAKPOS.CO.ID- Awalnya Dewan Pengurus Daerah Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPD-GMPK) Sampang mengajukan surat audiensi kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang untuk memperjuangan rekonstruksi jembatan yang menghubungkan 2 (dua) desa, yakni Daleman dan Pasarenan yang ambrol saat musim hujan beberapa bulan lalu karena intensitas hujan amat sangat tinggi.

Namun di saat audiensi dengan DPRD Kabupaten Sampang, Senin (05/07/2021) terungkap ada beberapa bantuan bronjong kawat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melalui BPBD Kabupaten Sampang yang diperuntukkan penanganan awal tanggap bencana dengan maksud agar jembatan bisa berfungsi kembali sebagai sarana warga masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sungguh tidak terpuji perilaku oknum yang diduga menggelapkan dan atau tidak mendistribusikan pada lokasi bencana serta tidak memiliki empati terhadap penderitaan warganya atas kesulitan saat itu yang sedang menggalang dana swadaya untuk merekonstruksi jembatan yang menjadi sarana vital untuk memperlancar perekonomian.

Abdul Azis Agus Priyanto, SH selaku Ketua Dewan Pengawas DPD GMPK Sampang saat mencecar beberapa pertanyaan kepada BPBD Sampang diantaranya: “Langkah konkrit apa yang sudah dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya secara kelembagaan?”

Menanggapi hal tersebut, Moh. Imam selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD sampang mengatakan: ”sudah menyalurkan bantuan sebanyak 20 (dua puluh) kawat bronjong melalui perwakilan pemerintahan desa yang diterima oleh inisial (R), dengan maksud agar segera disalurkan pada lokasi jembatan ambrol tepatnya di Dusun Laeran Desa Daleman Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang”.

Namun saat audiensi dikonfrontir kepada Husairi selaku Ketua DPD GMPK sekaligus bagian dari warga setempat yang selama ini getol memperjuangkan rekonstruksi jembatan memastikan: ”bahwa bronjong yang dipasang pada lokasi jembatan sekarang bukanlah bantuan dari siapapun tapi hasil swadaya masyarakat yang terkumpul dan dibelikan bahan material termasuk untuk pembelian bronjong” dan pekerjaannya secara padat karya atau pemberdayaan masyarakat sekitar”.

Hadir saat audiensi Ketua DPRD, Ach. Fadol, Amin Tirtana selaku Wapim dari Fraksi PPP, Perwakilan Banggar, Alan dan Kesekretariatan DPRD Sampang.

Kades Daleman, Nurhasanah saat dimintai konfirmasi via telepon maupun via whatsapp pukul 21.42 oleh kontributor lacakpos tidak merespon walaupun nada telepon berdering.(Abdul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *