Pj. Bupati Sangihe Hadir Saat Upacara Adat Tulude di Kampung Lenganeng Berlangsung Khidmat dan Penuh Syukur

Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, S.H., M.H. (diposisi depan bagian tengah memakai kemeja putih dan memakai topi adat yang menonjol keatas). Saat di acara tulude bersama warga. (ist)

SANGIHE – LACAKPOS.CO.ID Upacara Adat Tulude di Kampung Lengganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Selasa (11/2/2025) berlangsung dengan khidmat dan penuh syukur.

Acara tulude digelar di Jemaat GMIST Syalom Lengganeng dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta pejabat daerah.

Rangkaian syukur diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Patras Madonsa, M.Th. Suasana semakin khusyuk dengan lantunan pujian rohani yang menggema di dalam gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, S.H., M.H., mengajak seluruh jemaat untuk mensyukuri karunia Tuhan.

“Kita telah dipelihara oleh Tuhan hingga memasuki tahun yang baru. Seperti yang disampaikan dalam firman-Nya, tentunya kita harus bersyukur atas penyertaan-Nya selama setahun yang telah berlalu, “ujar Wounde.

Selain itu, Albert Wounde juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan berpamitan menjelang akhir masa jabatannya sebagai Penjabat Bupati Sangihe.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang telah menghadiri pesta adat Tulude. Di akhir masa jabatan ini, saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama saya menjabat. Saya akan terus mengenang dan mencintai daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, ” ungkapnya.

Kapitalaung Kampung Lengganeng, Heski Sasundu, turut menyampaikan harapannya agar budaya di kampung tersebut tetap lestari.

“Ini adalah warisan yang harus dijaga di Kabupaten Kepulauan Sangihe, terutama di Kampung Lengganeng yang memiliki kekayaan budaya dan warisan leluhur yang terus terpelihara, “tutur Sasundu.

Upacara adat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan turun-temurun
(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *