Hibah APBD untuk Tameng Jagad, Bukittinggi Perkuat Prestasi Atlet dan Warisan Budaya Minangkabau

Caption: Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Andre Kresna, menegaskan bahwa pencak silat memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada sekadar olahraga prestasi. ( ist)

BUKITTINGGI, LacakPos.co.id – Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga sekaligus melestarikan budaya daerah melalui penyaluran bantuan hibah APBD kepada Perguruan Silat Tameng Jagad melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bukittinggi.

Bantuan tersebut merupakan aspirasi Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Andre Kresna, yang ditujukan untuk memperkuat pembinaan atlet pencak silat sekaligus menjaga eksistensi seni bela diri tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau.

Bacaan Lainnya

Melalui dukungan ini, Perguruan Silat Tameng Jagad diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat kelembagaan organisasi, serta melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.

Dana hibah akan dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembinaan, mulai dari pengadaan perlengkapan latihan, peningkatan sarana dan prasarana, hingga pelaksanaan program pembinaan atlet secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan menciptakan sistem latihan yang lebih baik dan mendukung peningkatan prestasi.

Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Andre Kresna, menegaskan bahwa pencak silat memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada sekadar olahraga prestasi.

“Silat mengajarkan disiplin, tanggung jawab, sportivitas, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya. Karena itu, pembinaan terhadap generasi muda melalui perguruan silat harus terus diperkuat agar tradisi ini tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi,” ujar Andre, Selasa (21/7/2026).

Ia berharap bantuan hibah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara bertanggung jawab untuk meningkatkan tata kelola organisasi, kualitas pelatih, pembinaan atlet, serta membuka peluang yang lebih besar bagi lahirnya pesilat berprestasi.

Menurut Andre, investasi pada olahraga yang berbasis budaya merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya daerah.

Sementara itu, pengurus Perguruan Silat Tameng Jagad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD atas dukungan yang diberikan. Mereka menilai bantuan hibah tersebut menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya bagi pesilat usia dini sebagai generasi penerus.

Dengan adanya dukungan tersebut, perguruan optimistis mampu memperluas program latihan, meningkatkan kualitas pembinaan, dan mencetak atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kota Bukittinggi di berbagai ajang kejuaraan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bukittinggi, DPRD, IPSI Kota Bukittinggi, serta seluruh perguruan pencak silat diharapkan terus terjalin guna membangun sistem pembinaan olahraga bela diri tradisional yang berkelanjutan. Selain melahirkan atlet berprestasi, sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan mewariskan pencak silat sebagai identitas budaya Minangkabau kepada generasi mendatang.
( Yulianti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *