MANADO, LacakPos.co.id — Pemerintah Kota Manado terus memperkuat kolaborasi dengan para tokoh agama dalam menjaga kehidupan sosial yang aman, tertib, harmonis dan sejahtera.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Manado Andrei Angouw saat menghadiri kegiatan Tatap Muka Triwulan III bersama Pimpinan Rumah Ibadah se-Kota Manado, Kamis (10/9/2026), di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.
Dalam kesempatan tersebut, Andrei menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terbangun antara Pemerintah Kota Manado dan para tokoh agama.
Menurutnya, hubungan pemerintah dengan agama memiliki landasan konstitusional dan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Hubungan ini adalah hubungan konstitusional karena diatur oleh konstitusi. Hal ini berdasarkan Pancasila bahwa setiap warga negara harus beragama kendati bukan negara agama,” kata Andrei.
Ia menjelaskan, pemerintah memiliki tugas melayani dan membina masyarakat, sementara tokoh agama memiliki peran penting dalam membina jemaat atau umat. Kedua peran tersebut, menurutnya, dapat berjalan beriringan untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus sosial masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi semakin penting ketika pemerintah dan masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial. Andrei mengatakan, pemerintah membutuhkan keterlibatan tokoh agama dalam memberikan pemahaman serta pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sejumlah persoalan seperti tawuran, penggunaan senjata tajam, konsumsi minuman beralkohol dan gangguan keamanan lainnya menjadi perhatian yang membutuhkan keterlibatan bersama.
Menurut Wali Kota, identifikasi hingga penanganan persoalan sosial tidak cukup dilakukan oleh pemerintah maupun aparat semata. Seluruh elemen masyarakat, termasuk pimpinan rumah ibadah dan tokoh agama, memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan lingkungan yang kondusif.
Hal serupa juga berlaku dalam upaya penanggulangan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Pemerintah membutuhkan dukungan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mengidentifikasi kondisi warga sekaligus mendorong langkah-langkah penanganan yang tepat.
Andrei berharap komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kota Manado dengan para pimpinan rumah ibadah dapat terus dipelihara dan diperkuat.
Dengan sinergi yang semakin solid, pemerintah bersama tokoh agama diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Manado yang lebih aman, tertib, harmonis dan sejahtera.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPH., Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, S.H., Kepala Bagian Kesra Setda Kota Manado Telly Pinasang, S.E., M.A.P., Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, M.Teol., serta para pimpinan rumah ibadah se-Kota Manado. (Butje)







