PADANGPANJANG – LACAKPOS.CO.ID –
Hari pertama Torkis Freddy Siregar bertugas sebagai Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padangpanjang diwarnai dengan kegiatan penting yang menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Sabtu, 31 Agustus 2024, Torkis langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh WBP di Aula Rutan Padangpanjang untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan mereka.
Torkis Freddy Siregar resmi dilantik sebagai Kepala Rutan Padangpanjang sehari sebelumnya, pada Jumat, 30 Agustus 2024, oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat. Dalam pertemuan tersebut, Torkis menegaskan bahwa mendengarkan dan memahami kebutuhan WBP adalah salah satu prioritas utamanya dalam mengelola Rutan Padangpanjang yang saat ini menampung 175 orang WBP, terdiri dari 155 narapidana dan 20 tahanan.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa WBP menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan terkait kondisi di Rutan. Salah satu keluhan yang disampaikan oleh seorang WBP adalah terkait dengan waktu kunjungan yang dianggap kurang memadai. WBP tersebut menyatakan bahwa keluarganya yang tinggal di Kota Padang harus menempuh perjalanan dua jam untuk sampai di Rutan Padangpanjang. Oleh karena itu, ia berharap agar waktu kunjungan dapat diperpanjang sehingga keluarganya memiliki waktu yang cukup untuk berinteraksi dengannya.
Menanggapi hal tersebut, Torkis Freddy Siregar menyampaikan bahwa usulan ini akan dibahas lebih lanjut dengan jajarannya. Menurutnya, perpanjangan waktu kunjungan harus dipertimbangkan secara matang, terutama dari segi keamanan dan ketersediaan petugas. Torkis berkomitmen untuk mempertimbangkan setiap aspirasi yang masuk, tetapi tetap mengutamakan aspek keamanan serta keterbatasan jumlah petugas yang ada.
“Kami akan mempertimbangkan semua aspirasi yang masuk, namun tetap harus sesuai dengan pertimbangan keamanan dan keterbatasan petugas,” ujar Torkis. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh WBP dan keluarganya, serta memastikan bahwa hak-hak WBP dipenuhi sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Sebagai Kepala Rutan yang baru, Torkis Freddy Siregar berharap agar Rutan Padangpanjang dapat terus berada dalam kondisi yang aman dan kondusif. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan sangat mendukung pelaksanaan program pembinaan yang menjadi salah satu fokus utama dalam pemasyarakatan.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak, sehingga program pembinaan yang dirancang untuk para WBP bisa berjalan dengan lancar dan mencapai tujuannya,” tambah Torkis.
Pertemuan ini merupakan langkah awal Torkis dalam menjalankan tugasnya di Rutan Padangpanjang. Dengan mendengarkan langsung aspirasi WBP, ia menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi di dalam rutan serta kesiapan untuk mengakomodasi kebutuhan mereka selama masih dalam koridor aturan yang berlaku.
Dengan pendekatan yang partisipatif ini, diharapkan suasana di Rutan Padangpanjang semakin kondusif, sehingga program pembinaan bagi para WBP dapat berjalan lebih efektif dan produktif.







