SAMPANG – LACAKPOS.CO.ID – Implementasi dari Sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) percepatan penurunan angka Stunting 2021-2024, Pemerintah Desa Tambelangan Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang menggelar “Rembuk Stunting” Dalam Rangka Membahas Strategi Penanganan Dan Pencegahan Stunting” bertempat di kediaman kadesnya, Jum’at (01/12/2023).
Rembuk Stunting dibuka oleh Kades Tambelangan, Muhammad Paisol dan saat memberikan sambutan pembuka, dirinya berharap penurunan angka stunting ini dapat dicapai jika semua elemen bekerja secara sinergis dan menjadi tim work solid dan penuh tanggung jawab.
Masih kata Muhammad Paisol, Rembuk Stunting ini digelar dalam rangka sebagai ikhtiar dan upaya untuk percepatan penurunan angka stunting secara terintegrasi antar pemangku kebijakan di deaanya.
Hadir selaku pembicara Samsudin dari Puskesmas Tambelangan selaku leading sector yang bertanggung jawab dari sisi teknis percepatan dan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Tambelangan.
“Sejalan dengan apa yang disampaikan Pak Kades, dengan pola dan kerja terintegrasiterintegrasi, sistematis dan berkelanjutanberkelanjutan, maka penurunan angka stunting dapat kita cegah secara signifikan, “harap Samsudin.
Bagaimana pemerintah memiliki atensi khusus dalam hal ini, kata Samsudin, Stunting dan kekurangan gizi lainnya karena di samping menghambat perkembangan fisik (gagal tumbuh), juga rentan terhadap penyakit (gangguan metabolik, diabetes mellitus, hypertensi, obesitas) dan menghambat perkembangan kognitifkognitif, yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan.
Nampak diundang dan hadir para Aparatur Pemerintah Desa (APD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan, kader posyandu, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan para Ibu-Ibu kader warga sekitar.
(Abd)







