Ingkar Dari Kata Sepakat, Oknum Guru SMAN Dilaporkan ke Polres Sampang

SAMPANG – LACAKPOS.CO.ID – Insiden laka antara R-2 dan R-4 yang terjadi di depan SDN Al-Madani Selong Permai 1 Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang berbuntut panjang, awalnya sudah ada kesepakatan diselesaikan secara kekeluargaan (mediasi) yang difasilitasi oleh rekan sesama guru SMAN Kedungdung, Agus, Selasa (08/11/2022).

Disepakati pengendara R-4 mengganti sebagian slebor yang rusak dan memberikan tali asih sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu). Pengendara R-4 mempercayakan sdr. Agus untuk perbaikan sebagian slebor R-2.

Bacaan Lainnya

Sesuai kesepakatan Sdr. Agus sudah mengupayakan perbaikan slebor namun digagalkan secara sepihak oleh pengendara R-4 yang notabene oknum guru SMAN Kedungdung inisial E dengan alasan yang tidak jelas.

Pengendara R-2 inisial I sempat dihubungi via telepon oleh pengendara R-4 yang memastikan akan menyelesaikan di Unit Laka Satlantas Polres Sampang, Kamis, (17/11/2022).

Namun sesuai hari yang dijanjikan, Kamis, (17/11/2022) sampai pukul 14.00 wib lebih sang pengendara R-4 inisial I tidak menampakkan batang hidungnya, yang kowar-kowar keluarganya Danramil Batumarmar Pamekasan.

“Tidak ada pilihan Pak bagi saya kecuali melaporkan ke Unit Laka Satlantas Polres Sampang”, tutur I saat ditemui di Unit Laka Satlantas Polres Sampang.

“Jangan sok dan sombong ya, walau punya keluarga seorang Danramil, kita semua sama di mata hukum”, tegas I.

“Saya sifatnya wait and see sekarang dan menunggu itikad baiknya sang oknum guru SMAN Kedungdung tuch”, kata I.

Nampak di lokasi pelaporan, di Jalan Jamaluddin Sampang, sang pengendara R-2 diterima Banit Laka Satlantas Polres Sampang Aipda Abdullah.

(Abdul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *