MINSEL, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Sekolah dan Operator Sekolah dalam rangka percepatan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan pengelolaan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) se-Kabupaten Minahasa Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (3/8/2026), diikuti oleh 83 kepala SMP dan 83 operator Dapodik sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data dan digital.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar berharap seluruh peserta tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan Dapodik dan ARKAS, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara optimal di sekolah masing-masing. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut menjadi instrumen penting dalam mewujudkan perencanaan program dan pengelolaan anggaran pendidikan yang transparan, akuntabel, efektif, serta tepat sasaran.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara atas sinergi yang terus dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menegaskan, transformasi tata kelola pendidikan berbasis data merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, dan berbasis digital. Melalui pemanfaatan Dapodik dan ARKAS, setiap kebijakan, perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi diharapkan semakin terukur dan sesuai dengan kebutuhan nyata satuan pendidikan.
Saat ini Kabupaten Minahasa Selatan memiliki 83 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan 8.247 peserta didik yang didukung sekitar 652 guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Data tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang akurat sekaligus memastikan anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan, kompetensi guru, dan kualitas sumber daya manusia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara Febry Dien, S.T., M.Inf.Tech. (Man.), Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Arthur Tumipa, M.Ed., Kepala Bidang Pendidikan Dasar Marthen Wonseke, M.Pd., serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Turut menjadi narasumber Operator Dapodik Kabupaten Minahasa Selatan Noldy Runtuwene, S.T., M.A.P., dan Operator Manajemen ARKAS Kabupaten Minahasa Selatan Fanly Kaligis, S.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala SMP dan operator Dapodik se-Kabupaten Minahasa Selatan sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan pendidikan berbasis digital. (Eka Putra)






