Sebuah Catatan, Implementasi Visi Misi  Pada 100 Hari Kerja Bupati

Andi Nasruddin, BSC. (ist)

Penulis Oleh : Andi Nasruddin, BSC

ENREKANG – LACAKPOS.CO.ID Kita beruntung mempunyai seorang Bupati dan Wakil Bupati yang tepat pada masa yang tepat,walaupun tantangan dan persoalan yang daerah Enrekang begitu banyak,tetapi harus dihadapi .

Bacaan Lainnya

Dalam Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Enrekang telah bulat dan yakin akan tegak lurus untuk melaksanakan kesungguhan dan keteguhan hati  dalam kehidupan masyarakat secara merata.

Dengan upaya melibatkan seluruh lapisan masyarakat mewujudkan proses adanya bentuk Enrekang dengan meliputi seluruh wilayah daerah. Sejahtera perwujudan kondisi yang lebih baik dalam setiap aspek, semua setiap lapisan masyarakat dengan prinsip keadilan .

Sedang misi  pertama ialah sosial Budaya Massenrempulu sebagai pilar dasar kehidupan bersama masyarakat Enrekang, bebas KKN dengan prinsip akuntabel dan profesional.

Memaksimalan berbagai sumber daya potensial daerah, proses pertanian, dan fasilitasi ketersediaan kebutuhan pertanian, dan prasarana kesehatan yang berkualitas. Penanganan serta mitigasi kebencanaan yang cepat, tepat, dan efektif. Kreatif, Keolahragaan, seni, dan Budaya.

Masyarakat Kurang mampu dan berprestasi upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Wilayah Kabupaten Enrekang dalam menopang berbagai kebutuhan dan aktivitas masyarakat.

Pemukiman yang bersih dan nyaman serta Pemenuhan Layanan Air Bersih yang berkualitas. Meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan dan penguatan nilai

Melaksanakan reformasi birokrasi dan sistem layanan publik meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui identifikasi.

Pengembangan sistem Jaminan permodalan, penanganan resiko peningkatan kualitas layanan, Kesehatan dan ketersediaan sarana Pemberdayaan dan pengembangan Sektor UMKM dari Hulu ke Hilir. Penerapan dan peningkatan kualitas Sistem Tanggap Darurat.

Pengembangan sektor Kepemudaan melalui kegiatan Ekonomi Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Akses Pendidikan.

Pengembangan Sektor-sektor potensial non-pertanian sebagai, peningkatan Kualitas Infrastruktur Jalan secara komprehensif pada Pengembangan dan peningkatan sistem penataan wilayah.

Dari visi misi ini ,jelas tekad  HM Yusuf Ritangnga bersama wakil nya Andi Tenri Liwang untuk  menjalankan pemerintahan yang kredibel perlu diapresiasi.

Ia tampaknya tulus melakukan perbaikan di berbagai bidang untuk mengangkat citra dan reputasi daerah yang sekarang tidak baik baik saja.

Tekad yang kuat, jiwa yang patriotik, serta semangat yang berkobar-kobar itu harus bisa diterjemahkan secara cepat dan tepat para aparatnya  ke dalam program-program aksi nyata bagi masyarakat yang setiap saat menilai kinerjanya sebagai Bupati.

Apalagi daerah Enrekang  yang sangat luas ,ketersediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi, sangat memadai dari segi potensi SDA, sehingga sangat potensial untuk pengembangan pertanian yaitu pertanian tanaman pangan/hortikultura, perkebunan dan pengembangan hutan rakyat.

Berlatar belakang petani dan pengusaha sukses,pendekatan menejemen yang dimiliki Bupati low profile mengelola daerah ini  tidaklah sulit baginya . Owner “Ratu Tani”berkembang dan sukses sebagai penyedia bahan pertanian di Kabupaten Enrekang yang berkembang pesat sekarang ini.Pengelolaann karena ada manajemen yang sehat.

Sebab  Tidak ada daerah  yang miskin, yang ada hanyalah daerah yang tidak dikelola dengan baik. Untuk mengelola daerah dengan baik maka pendekatan politik saja tidaklah cukup-perlu pendekatan manajemen.

Sekarang telah menahkodai Kabupaten Enrekang atau Bumi Massenrempulu  adalah pemimpin  perubahan yang diinginkannya. Disamping  selain punya leadership yang kuat,juga  pemimpin perubahan  dan  manajerial yang andal.

Dari sisi pribadi Pria kelahiran 46 tahun silam yang berlatar belakang petani jelas tergambar keseriusan dan keikhlasannya untuk membenahi Kabupaten Enrekang.Disini keikhlasan itu bukan berarti menyenangkan hati semua pihak. Akan ada orang yang setuju, tapi ada pula yang tak setuju dengan kebijakan yang akan diambil . Itulah indahnya dinamika demokrasi.

Terkadang seorang pemimpin terpaksa mengecewakan beberapa orang untuk mendapat hasil yang besar bagi banyak orang.

Mungkin masih terlalu dini untuk mengharapkan  dalam 100 hari kerja mampu berbuat dan merealisasikan beberapa program program yang telah dicanangkan saat kampanye.

Bagaimana  upaya keluar  dan  mengatasi persoalan  yang dihadapi sekarang ini,apalagi adanya efesensi anggaran dari pemerintah pusat.

Kabarnya pemangkasan APBD Kabupaten Enrekang  jumlah sangat besar dari DAK Rp  34 Milyar .

Tantangan  bagaimana mengelola fiskal yang ada kurang dari semestinya.

Atribut dan penghargaan yang dilekat pada pemerintah sebelumnya bertolak belakang dari realita yang ada ditambah beban utang .Walaupun demikian  Kesejahteraan masyarakat Enrekang ,tetap prioritas yang terkandung dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Enrekang periode 2025-2030.

Kita berharap  masyarakat Enrekang terus  mensuport  Bupati bersama wakilnya dalam implementasi program program  akan  dilaksanakan selama  lima tahun ke depan.

Kuncinya adalah Bupati harus pemimpin  perubahan dan harus  mampu menerjemahkan gagasan-gagsan ke dalam hasil kerja nyata yang bisa dilihat oleh masyarakat Enrekang  supaya tidak akan muncul kata-kata “masa penjual Pupuk dan racun jadi Bupati ,Appayya”.(atta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *