Pencanangan Bulan Bakti Dasawisma ke VIII Tingkat Kota Bukittinggi 2024

Caption : Wali Kota Bukittinggi Erman Safar memukul gong tanda dimulainya pencanangan bulan bhakti dasawisma ke VIII (foto: ist)

BUKITTINGGI – LACAKPOS.CO.ID – Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma ke VIII Tingkat Kota Bukittinggi 2024 ditandai secara simbolis dengan memukul gong oleh Wali Kota Bukittinggi Erman Safar didampingi Ny.Fiona Erman Safar Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bukittinggi serta dan pengurus di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (19/3). Hal ini disampaikan Staf bagian Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Bukittinggi, Muhammad Taufik Hidayat, Jumat (22/3).

Pada sambutan Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar menjelaskan, kegiatan bulan bhakti dasawisma ini dipusatkan di setiap kelompok dasawisma dengan melaksanakan kegiatan 10 program pokok PKK yang dikoordinir oleh sekretariat dan pokja I, II, III dan IV.

Bacaan Lainnya

Kegiatan Bulan Bhakti Dasawisma dilaksanakan selama satu bulan penuh pada bulan Maret setiap tahunnya dengan prinsip bahwa kegiatan tersebut berasal, dari, oleh dan untuk masyarakat dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah serta TP PKK setiap jajaran.

“Semoga dengan adanya Bulan Bhakti Kelompok Dasawisma ini dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa kebersamaan kesadaran kegotong-royongan dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan 10 program pokok PKK,” ucap Ny.Fiona Erman Safar.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, dasawisma menjadi pendukung untuk mewujudkan peranan tim penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah yang strategis dalam mendukung terlaksananya program Pemerintah yang bersinergi dengan 10 program pokok PKK.

Pembinaan yang dilaksanakan, mulai dari tingkat Kecamatan, Kota sampai Provinsi, untuk dapat memaksimalkan upaya menggerakkan peran masyarakat untuk bersama-sama memastikan peningkatan kualitas keluarga.

“Melalui Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma kita optimalkan peran dan fungsi kelompok dasawisma dan lembaga kemasyarakatan dalam pembangunan Kelurahan di Kota Bukittinggi ,” pungkas Erman Safar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *