SAMPANG-LACAKPOS.CO.ID- Betonisasi beberapa ruas jalan terutama pada klas jalan kabupaten pada beberapa wilayah kecamatan selama kepemimpinan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menjadi program skala prioritas di saat keterbatasan anggaran dalam tiga tahun terakhir.
Ready mix menjadi salah satu solusi konkrit untuk meningkatkan kwalitas jalan seiring dengan salah satu visi misi Bupati Sampang masa bakti 2019-2024, H. Slamet Junaidi yang tetap berkomitmen untuk “Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang Berkualitas dan Berkelanjutan”.

Berawal dari harapan warga, dengan semangat kerja bersama dan gotong royong maka sosok ini berinisiatif untuk membantu suplai ready mix dari batching plant PT. Sejahtera Jaya Alim Mix.
Sosok yang tidak berkenan dipublish dan enggan diwawancarai ini sengaja mendatangkan beberapa armada mixer transit PT. Sejahtera Jaya Alim Mix untuk menutupi sebagian kubangan yang cukup dalam pada ruas jalan lingkungan yang rusak akibat genangan air saat intensitas hujan tinggi.
“Cukup dengan mutu K-250 saja karena ini masuk klas jalan lingkungan yang berarti kekuatan tekan karakteristik minimum adalah 250 kg/cm2 pada umur beton 28 hari, dengan tebal 15 cm”, kata Sang Sosok yang ikhlas membantu.
Nampak dilokasi beberapa warga RT 03/RW 03 Kampung Sok sok Kelurahan Karang Dalam bau membahu menutup kubangan ruas jalan yang cukup dalam dari hasil produk batching plant PT. Sejahtera Jaya Alim Mix. Minggu malam pukul 21.00 wib, (04/06/2023)
Pak Madi ditemui dilokasi yang notabene ketua RT 03/RW 03 berharap ke depan ada perbaikan saluran pada drainase primer di Jalan Raya Keramat sebagai solusi konkrit untuk mengantisipasi luapan air di saat intensitas hujan sangat tinggi agar tidak menggenangi jalan lingkungan di kampung sok sok.
Secara terpisah Lurah Karang Dalam, Nur Holis S.Sos., MM sangat mengapresiasi terhadap kerja gotong royong warganya, dan ini menunjukkan rasa memiliki yang kuat terhadap infrastruktur yang ada.
Namun dirinya selalu ikhtiar akan menyampaikan program revitalisasi drainase primer di Jalan Raya Keramat ini ke depan menjadi skala prioritas untuk antisipasi genangan air di kala hujan lebat, karena hal ini sudah menjadi keluhan warga sebenarnya cukup lama di saat refochusing anggaran yang cukup masiv karena pandemic Covid-19.(Abd)






