SAMPANG-LACAKPOS-CO.ID- Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang kali ini terasa berbeda dari biasanya, karena Pimpinan Daerah, Bupati, Wabup, Ketua dan Wakil DPRD dan peserta sidang memakai pakaian adat busana Mangkubumi.
Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang ini digelar di Gedung Graha Paripurna lantai II, Jalan Wijaya Kusuma, Sabtu, (23/12/2023).

Rapat dipimpin Fadol selaku Ketua DPRD Sampang dan didampingi lengkap para Wakil Pimpinan (Wapim) diantaranya, Rudi Kurniawan, H. Amin Tirtana, H. Fauzan Adhima.
Diawal sambutan Fadol menyatakan, rapat paripurna kali ini untuk menindak lanjuti hasil rapat Pimpinan DPRD dan anggota Badan Musyawarah (Bamus) yang digelar Jum’at (15/12/2023) lalu.
Kata Fadol dengan bahasa Madura yang sangat kental, ada 2 (dua) agenda rapat paripurna ke-23 kali ini, yaitu :
1. Pengumuman dan Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024 dan
2. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sampang Ke-400 Tahun 2023.
Pantauan awak media di lokasi terasa eksklusif rapat paripurna kali ini karena dari penampilan seluruh peserta sidang berpakaian adat busana Mangkubumi, bayangan kita diajak pada masa pemerintahan yang dipimpin seorang Adipati atau Raja.
Di samping itu, menariknya sambutan Ketua DPRD, Fadol maupun Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menggunakan bahasa madura yang amat kental.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berharap pada usia ke-400 tahun tetap dibutuhkan sinergitas dan kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam merealisasikan program Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.
Pihaknya juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran OPD dan ASN untuk ikut mengenang jasa Pahlawan yang merupakan pendahulunya dalam memimpin dan telah berkontribusi dalam kemajuan pemerintahan.
“Semua harus mengingat para pendahulu kita yang telah lebih dulu berjasa memimpin Kabupaten Sampang atau Indonesia yakni para Pahlawan, semoga kita dapat meneladani para pendiri bangsa dalam membangun dan memajukan Kabupaten Sampang,” kata H. Idi dengan Bahasa Madura.
Katanya lebih lanjut, ke depan daerahnya terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain, dibutuhkan kemauan bersama dan para ASN tetap menjadi garda terdepan dalam merealisasikan program Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.
“Semoga dengan penyempurnaan norma, regulasi dan aturan yang diubah beberapa kali ini untuk memenuhi tuntutan era dapat bermanfaat dan bisa menghasilkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat,” tutupnya.
Pada kesempatan rapat paripurna kali ini dilakukan pemotongan tumpeng dan hadir mendampingi Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berserta Istrinya dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat bersama Istrinya, Sekda kabupaten, H Yuliadi Setiawan beserta istri Ketua DPRD Sampang Fadol, Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiawan dan seluruh Jajaran Fokopimda Kabupaten Sampang, OPD, para Kabag Setdakab, beberapa Dirut Perumda dan para Lurah, dan Camat se Kabupaten Sampang.
(Abd)






