TANAH DATAR – LACAKPOS.CO.ID – Bupati Tanah Datar kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 12 pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Jumat (3/7/2026) sore, di Aula Kantor Bupati. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui penempatan aparatur yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak kinerja yang baik.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan ataupun hak yang melekat pada seorang aparatur, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, setiap pejabat yang dipercaya mengemban jabatan baru dituntut mampu menunjukkan profesionalitas, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, bekerjalah dengan penuh integritas dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Datar masih memiliki sejumlah jabatan strategis yang belum terisi, termasuk beberapa posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, kekosongan tersebut bukan berarti diabaikan, melainkan sengaja menunggu proses seleksi untuk memperoleh figur yang benar-benar layak berdasarkan kompetensi, pengalaman, serta hasil evaluasi kinerja.
Salah satu penegasan yang menjadi perhatian dalam sambutannya adalah komitmen pemerintah daerah untuk menutup ruang praktik nepotisme maupun intervensi kepentingan dalam proses pengisian jabatan.
“Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada nepotisme. Semua harus berdasarkan kemampuan, integritas, dan hasil kerja. Pemerintahan yang profesional hanya dapat terwujud apabila setiap jabatan diisi oleh orang-orang yang memang layak,” ujarnya.
Selain persoalan penataan birokrasi, Bupati juga memberikan penekanan terhadap peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia meminta seluruh pegawai meningkatkan etos kerja, mematuhi ketentuan absensi elektronik, serta bekerja secara maksimal guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, seluruh aparatur harus memiliki semangat pengabdian yang tinggi dan meninggalkan budaya kerja yang tidak produktif.
“Saya tidak ingin ada pegawai yang bekerja setengah hati. Kita harus bekerja secara maksimal sesuai tugas dan tanggung jawab demi kemajuan Tanah Datar,” katanya.
Khusus kepada para camat, Bupati menginstruksikan agar lebih aktif hadir di tengah masyarakat. Camat diminta turun langsung menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh unsur masyarakat.
Ia menilai keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga kemampuan aparatur membangun kolaborasi dengan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Bangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmennya memperkuat penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Seluruh ASN didorong terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta inovasi agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Tidak hanya itu, Bupati turut mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin hingga pada hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan kantor. Menurutnya, kebersihan merupakan cerminan budaya organisasi sekaligus wujud kedisiplinan aparatur.
“Hal-hal kecil seperti kebersihan kantor mencerminkan kedisiplinan. Saya ingin seluruh OPD menjaga kebersihan, ketertiban, serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap kepercayaan yang diberikan dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Tanah Datar.
Adapun 12 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator dan pengawas yang ditempatkan pada berbagai perangkat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Camat Lintau Buo, sejumlah kepala bidang pada dinas teknis, sekretaris kecamatan, kepala subbagian, serta kepala seksi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.(**)






