Bupati Minsel Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Sulut 2025: Perkuat Sinergi Cegah Bencana

Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH, saat menghadiri Rakor bersama para kepala daerah se-Sulut, serta perwakilan pemerintah pusat dan lembaga teknis terkait. (Ist)

Bupati Minsel Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Sulut 2025: Perkuat Sinergi Cegah Bencana

MINSEL – LACAKPOS.CO.ID – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sulawesi Utara terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Supervisi Pengendalian Karhutla Sulawesi Utara Tahun 2025 yang digelar di Wisma Negara Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, pada Kamis, 24 Juli 2025.

Bacaan Lainnya

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH, bersama para kepala daerah se-Sulut, serta perwakilan pemerintah pusat dan lembaga teknis terkait.

Rapat ini membahas sejumlah langkah konkret yang menjadi fokus pengendalian Karhutla, di antaranya:

Penguatan regulasi melalui pembentukan Peraturan Daerah,

Implementasi sistem peringatan dini (early warning system) dan manajemen posko,

Peningkatan kapasitas SDM kebencanaan melalui pelatihan dan sertifikasi,

Pengembangan skema pendanaan dan peningkatan kegiatan operasional di lapangan,

Penguatan satgas Karhutla dan kebijakan afirmatif terhadap penegakan hukum.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Franky D. Wongkar menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen penuh dalam upaya mitigasi dan penanggulangan Karhutla, terlebih menjelang musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

“Sinergi lintas wilayah dan lintas sektor sangat penting dalam menghadapi tantangan Karhutla. Kami di Minsel terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun penguatan koordinasi dengan semua stakeholder,” ujar Bupati.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kehutanan RI yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan dan Perdagangan Internasional, Novia Widyaningtyas, S.Hut., M.Sc., serta Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Wakil Gubernur Dr. Johanes Viktor Mailangkay, SH., MH, beserta jajaran Forkopimda Provinsi dan para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulut.

Melalui forum ini, diharapkan terbentuk kesatuan strategi dan penguatan respons cepat terhadap potensi Karhutla di wilayah Sulawesi Utara. Kolaborasi antarpemerintah, lembaga teknis, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian bencana ekologis yang berdampak luas.

(*Eka Putra )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *