BPJN Sulut Tanggap Bencana: Ruas Jalan Manado–Tomohon Kembali Normal Usai Longsor Kamis Malam

Nampak terlihat Alat Berat BPJN Saat membersihkan material pohon tumbang. Foto : (Ist)

MANADO – LACAKPOS.CO.ID – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sulawesi Utara dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana longsor di ruas jalan Manado–Tomohon pada Kamis (01/05/2025) malam.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.30 WITA dan menimpa lima titik di sepanjang jalur utama tersebut. Salah satu titik longsor bahkan sempat menutup satu badan jalan, menghambat arus lalu lintas.

Bacaan Lainnya
Nampak terlihat Alat Berat BPJN Saat membersihkan material pohon tumbang. Foto : (Ist)

Menanggapi hal tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Satuan Kerja Wilayah I langsung melakukan aksi cepat tanggap. Tim teknis segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor demi memulihkan akses jalan sesegera mungkin.

Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, S.T., M.Eng, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan alat berat berupa loader untuk mempercepat proses evakuasi material yang menutup jalan.

“Setelah menerima laporan adanya longsor di beberapa titik ruas jalan Manado–Tomohon, kami segera menurunkan alat berat ke lokasi. Upaya ini dilakukan agar jalan bisa kembali difungsikan dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan,” ujar Ringgo. Jumat (2/5/2025)

Ia menambahkan bahwa ruas jalan Manado–Tomohon merupakan jalur vital yang menghubungkan Kota Manado dengan Kota Tomohon serta Kabupaten Minahasa, sehingga sangat penting untuk segera dibersihkan.

Berkat kerja cepat dan sigap tim di lapangan, ruas jalan tersebut kini telah dapat dilalui kembali baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meski kondisi sudah kembali normal, Ringgo tetap mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi ruas jalan ini, mengingat daerah tersebut termasuk rawan longsor dan telah beberapa kali mengalami kejadian serupa.

“Kami minta pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem. Keselamatan harus jadi prioritas bersama,” pungkasnya.

(Ivan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *