MANADO, Lacakpos.co.id — SMA Negeri 9 (Binsus) Manado kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sekolah unggulan ini dipercaya mewakili Provinsi Sulawesi Utara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Pengambilan Ijazah SMA Tahun 2025–2026 yang digelar di Hotel Novotel Tangerang, pada 30 Maret hingga 2 April 2026.
Kepala SMAN 9 (Binsus) Manado, Hendra Massie, S.Pd., M.M., mendapat apresiasi atas partisipasinya dalam forum yang diikuti oleh Dinas Pendidikan dari seluruh Indonesia serta unsur Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).
Dalam kesempatan tersebut, Hendra Massie tampil percaya diri saat memaparkan strategi penanganan serta pengelolaan pengambilan ijazah di sekolahnya. Presentasi yang disampaikan berhasil menarik perhatian peserta rakor, terutama terkait inovasi sistem yang diusulkan.
Ia mengungkapkan bahwa SMAN 9 (Binsus) Manado tengah mengarah pada penerapan sistem berbasis barcode untuk pengambilan ijazah tahun ajaran 2025–2026. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi serta keamanan dalam proses distribusi dokumen penting tersebut.
“Ke depan, kami mengisyaratkan penggunaan sistem barcode dalam proses pengambilan ijazah,” ujar Hendra Massie saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/4/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keikutsertaan SMAN 9 Manado dalam rakor tersebut bukan tanpa alasan. Sekolah ini menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Utara yang diundang langsung oleh Kemdikdasmen sebagai bagian dari program percontohan (pilot project) di tingkat nasional.
Partisipasi ini sekaligus menegaskan posisi SMAN 9 (Binsus) Manado sebagai salah satu institusi pendidikan yang aktif berinovasi dan siap beradaptasi dengan sistem digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan. (kix)







