JAKARTA – LACAKPOS.CO.ID –Berdasarkan lampiran PKPU Nomor 2 tahun 2024 tentang ,Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, bahwa penetapan pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah tanggal 22 September 2024.
Miris !!! seharusnya menjelang Pilkada serentak masing-masing kekuatan partai politik saat ini fokus mempersiapkan kader terbaik menjelang kontestasi, namun kali ini di tataran elit DPP PPP sedang dilanda krisis kepercayaan antar kader internal.
Aksi turun jalan ini sama-sama kader internal PPP saling BERHADAPAN kekuatan 2 kubu antara massa pro dan kontra Plt. Ketum PPP Mardiono.
Terkonfirmasi di lokasi kantor DPP PPP Jl. P. Diponegoro-Menteng Jakarta Pusat, kedua kubu sama2 saling mengerahkan massa dari sayap partai, Kum’at (14/06/2024)
Nampak massa pro Mardiono dari Front Kader Penjaga Partai (FKPP) membawa tuntutan :
“Jelang Pilkada Serentak Jangan Bikin Gaduh Partai”
“Dukung DPP Pecat Kader Yang Bikin Gaduh”
Dan meminta agar Mardiono terus menjabat sebagai Plt. Ketua Umum PPP hingga tuntastuntas dan meminta agar para kader yang bermasalah dan tidak setuju segera dikeluarkan dari partai.
Sedangkan massa tandingan dari Front Kader Ka’bah Bersatu (FKKB) menuntut Mardiono mundur karena dinilai gagal mengantarkan PPP ke Senayan dalam Pemilu 2024.
Aksi kedua kubu ini berlangsung damai dan membubarkan dengan tertib.
Dibawah kendali Plt. Ketum Mardiono ini permohonan gugatan PPP atas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK ditolak melalui putusan desmissal, tahapan pembuktian dan atas permohonan PPP tidak dapat dilanjutkan.
Dan Putusan desmissal ini memupus harapan PPP untuk memenuhi syarat minimal batas ambang keterwakilan di parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen.
(Abd)






