ENREKANG — LACAKPOS.CO.ID – Meski pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Enrekang masih lama, hampir dua tahun lagi.
Tapi sejauh ini, sejumlah figur mulai bermunculan ditengah masyarakat.
Dari pantuan wartawan Lacakpos.co.id, para bacalon mulai melakukan sosialisasi untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas serta mulai menunjukkan wajah mereka ke masyarakat luas baik dengan media massa ataupun memasang baliho .
Tidak hanya diperbincangkan di kantor dan warung kopi bahkan ramai jadi bahan diskusi di kebun.
Terlihat, sejauh ini para calon atau kandidat tersebut sudah terang terangan melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat dan turun langsung dengan cara yang berbeda-beda pula namun masih belum memiliki perahu atau kendaraan politik yang jelas.
Sebut saja yang mencuat nama-namanya mulai menjadi pembicaraan hangat, M. Irfan pengusaha muda sukses kelahiran Kalosi Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang .
Entrepreneur sejati ini melakoni usaha bidang perdagangan, penyedia jasa dan bidang property di tana Papua .Figur ini kepedulian sosialnya sangat tinggi.
Sehingga tidak segan turun langsung dilapangan memberikan bantuan pada masyarakat atau warga yang butuh bantuan.
Keseriusan untuk mencalonkan diri sebagai konsentan Pilkada 2024 telah ditampak di berbagai kegiatan, yakni mensosilisasikan dengan berbagai cara diantaranya memasang Baliho atau banner dengan narasi “Melangkah Bersama Irfan Enrekang Bangkit”.Dengan menghidupkan semua sendi-sendi Ekonomi masyarakat
Selanjutnya Mitra Fakhruddin Muslimin Bando yang saat ini sebagai anggota DPR RI di komisi X dari Fraksi PAN.
Diketahui, putra sulung Bupati Enrekang dua priode Muslimin Bando ini memang kerap kali menjadi perbincangan publik lantaran kinerjanya yang kerap mengurus beasiswa .
Legislator ini sangat peduli pada dunia pendidikan dibuktikan banyak membantu pengurusan beasiswa mulai tingkat sekolah dasar bahkan sampai perguruan tinggi melalui jalur Aspirasi Dewan.
Tak hanya itu , tingkat popularitas sangat tinggi disemua level terutama kaum milenial .
Hal ini diakui banyak kalangan, dimana figur satu ini sangat berpeluang besar untuk maju kontentasi Pilkada pada Tahun 2024 mendatang.
Selanjutnya H. Muhammad Yusuf Ritangnga pengusaha muda yang sukses pemilik usaha tani “Ratu Tani ”
Pengusaha muda satu ini sudah terang-terangan mensosialisakan diri bahkan memasang banner atau baleho dititik srategis disegala penjuru dengan tulisan pesan yang memukau ” Kita Bisa Enrekang harus Sejahtera”
Selain mereka bertiga ada nama lain yang mulai disebut-sebut dan sangat berpotensi maju sebagai Calon Bupati Enrekang pada Pilkada serentak 2024 mendatang yakni Dr. H. Saharuddin anggota Legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Faksi PPP dan Andi Liu putra mantan Bupati Enrekang H. Latinro La Tunrung dua priode serta Andi Anshar Mangopo yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Walikota Makassar.
Katakan saja ada salah satu tokoh yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Enrekang dari Partai golkar Abd Wahid menanggapi bacalon mayoritas kaum milenial.
“Makin banyak kandidat balon untuk pilkada nanti merupakan sebuah dinamika berpolitik yang patut mendapat applus, karena tingkat kesadaran berpolitik di kalangan masyarakat dan elite semakin tinggi” terangnya.
Apalagi figur yang muncul merupakan kaum milenial ,wajarlah sebagai hak warga negara untuk mencalonkan .
“Hadirnya bacalon ditangan pemuda atau generasi muda sangat di butuhkan saat ini. Pola pikirnya mampu menjawab perkembangan jaman atau globalisasi”jelas Pak Pangeran panggilan akrabnya Abd. Wahid.
Anggota Dewan dari Dapil 3 ini, menjawab perkembangan jaman yang sangat komplek , menurutnya tongkat kepemimpinan Kabupaten Enrekang seharusnya di tangan pemuda atau milenial.
Ada beberapa Pendapat yang enggan disebut namanya bahwa pertarungan politik pada pilkada 2024 mendatang diprediksi akan sengit dan adu strategi Hanya saja sejauh ini pigur yang mencuat namanya belum ada satupun elektabilitas yang melibihi rata-rata.
” Perlu diingat, peta politik pilkada 2024 di Kabupaten Enrekang yang di Kenal Bumi Massenrempulu masing masing kakandidat punya basis pemilih militan dan ini tidak ragukan lagi” ucapnya. (Atta)






