SANGIHE, LacakPos.co.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat berkarya dan mengabdi kepada bangsa tercermin dalam sosok Reynold Methusala, yang akrab disapa Kaka Aso Kemangantoan.
Pria kelahiran Bawangiang, Tagulandang, 27 Mei 1985, ini telah lama dikenal masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai seorang Master of Ceremony (MC). Berbagai kesempatan, mulai dari acara pernikahan hingga kegiatan dan event daerah, telah menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya.
Pengalaman yang panjang di balik mikrofon tidak hanya membuat Kaka Aso piawai memandu jalannya sebuah acara. Kemampuannya dalam merangkai kata, berkomunikasi, dan menciptakan suasana juga mengantarkannya menekuni dunia konten kreatif.
Bersama rekan-rekannya di Korsa (Konten Kreator) Sangihe, Kaka Aso aktif membuat konten melalui platform Facebook Pro. Konten yang dihadirkannya memadukan unsur edukasi, hiburan, hingga humor yang mengangkat berbagai hal dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bagi Kaka Aso, dunia MC, kreativitas di media sosial, dan keluarga menjadi bagian yang saling melengkapi dalam perjalanan hidupnya. Namun, aktivitas tersebut bukan satu-satunya bentuk pengabdian yang ia jalani.
Di luar kesibukannya sebagai MC dan kreator konten, Kaka Aso juga menjalankan tugas sebagai security di Pengadilan Negeri Tahuna. Pekerjaan tersebut ia pandang bukan sekadar sebagai sumber penghasilan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Ini merupakan tanggung jawab kepada negara dan bangsa dengan mengabdikan diri kepada NKRI, terlebih di lembaga yudikatif peradilan,” ungkap Kaka Aso di sela-sela salah satu kegiatan menjelang HUT ke-81 RI di Kantor Pengadilan Negeri Tahuna, Jumat (14/8/2026).
Perjalanan Kaka Aso memperlihatkan bahwa pengabdian kepada negeri tidak selalu harus diwujudkan melalui satu profesi atau bidang tertentu. Setiap orang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus menjalankan tanggung jawabnya di tengah masyarakat.
Dari balik mikrofon, di hadapan kamera dan layar media sosial, hingga menjalankan tugas menjaga keamanan di lingkungan lembaga peradilan, Kaka Aso membuktikan bahwa kreativitas dan pengabdian dapat berjalan berdampingan.
Kisahnya menjadi inspirasi sederhana bagi generasi muda Sangihe di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bahwa setiap talenta adalah anugerah yang dapat dikembangkan, setiap kesempatan dapat menjadi ruang untuk berkarya, dan setiap pekerjaan yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab dapat menjadi bentuk pengabdian bagi sesama, bangsa, dan negeri. (Rinny)
Dari Sangihe untuk Negeri Kaka Aso Kemangantoan Buktikan Arti Berkarya dan Mengabdi






