BUKITTINGGI, LacakPos.co.id – Pemerintah Kota Bukittinggi kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik delapan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan pemerintah daerah. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (3/8/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan efektivitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas.
Delapan pejabat yang resmi mengemban tugas baru terdiri dari pejabat struktural maupun fungsional di sejumlah perangkat daerah.
Mereka adalah:
Devi Yarman sebagai Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi.
Ramon Arisa Putra sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bukittinggi.
Elmi sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi.
Riri Alhadila Sukma sebagai Kepala Bidang Statistik, Informasi, dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bukittinggi.
Fadhillatul Azimah sebagai Kepala Seksi Agama, Sosial, dan Budaya Kelurahan Tarok Dipo.
Mulyadi sebagai Perawat Penyelia.
Nurhidayatul Islami sebagai Administrator Kesehatan Ahli Madya.
Lisa Devita sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap para pejabat yang baru dipercaya menduduki jabatan dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, para pejabat diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab pada unit kerja masing-masing.
Penyegaran organisasi seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi untuk membangun birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. ( Novita)






