Kajati Sulut Disambut Adat di Sangihe, Resmikan Rumah Restorative Justice dan Kampung Nelayan Binaan

Caption: Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H, tiba di bandara Naha di sambut secara adat (Rinny/LackPos)

SANGIHE, LacakPos.co.id Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dan mendapat sambutan adat penuh kehangatan dari masyarakat setempat, Senin (18/5/2026).

Penyambutan berlangsung di Bandara Naha, Kecamatan Tabukan Utara, dengan suasana meriah yang diwarnai alunan musik bambu khas daerah sebagai bentuk penghormatan kepada Kajati Sulut beserta rombongan.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut tidak hanya difokuskan pada penguatan penegakan hukum di wilayah perbatasan, tetapi juga menyentuh sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Pada agenda hari pertama, Kajati Sulut bersama rombongan melaksanakan penanaman hortikultura di Kampung Lenganeng, Hatarua. Kegiatan itu menjadi simbol dukungan Kejaksaan terhadap pengembangan sektor pertanian lokal yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat perbatasan.

Selanjutnya, rombongan menuju Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, untuk meninjau kampung nelayan binaan Kejaksaan. Dalam kesempatan tersebut, Kajati menyerahkan bantuan sekaligus mencanangkan program pembinaan masyarakat pesisir guna mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Selain itu, Jacob Hendrik Pattipeilohy juga meresmikan Rumah Restorative Justice di Kelurahan Tona, Kecamatan Tahuna Timur. Peresmian itu menjadi bagian dari upaya Kejaksaan dalam mendorong penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif di tengah masyarakat.

Kajati Sulut turut meninjau fasilitas Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe serta melakukan tatap muka bersama seluruh pegawai dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini guna memperkuat soliditas internal lembaga.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kajati Sulut yang didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, I Bagus Putra Gede Agung, menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari program turun langsung ke masyarakat sekaligus evaluasi terhadap kinerja jajaran Kejaksaan di wilayah perbatasan.

“Kunjungan ini bukan hanya untuk melihat kondisi di lapangan secara langsung, tetapi juga memastikan penegakan hukum berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” ujar Jacob Hendrik Pattipeilohy.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Sangihe I Bagus Putra Gede Agung, S.Si., S.H.,M.H, juga menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan pemilihan kepala desa agar berlangsung baik, transparan, dan terhindar dari potensi temuan ganti rugi (TGR).

Selama tiga hari ke depan, Kajati Sulawesi Utara dijadwalkan melanjutkan sejumlah agenda kerja lainnya di wilayah Sangihe. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah perbatasan.
(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *