MINSEL, LacakPos.co.id — Pada Senin, 17 November 2025, Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Samrat-2025 di halaman upacara Polres Minahasa Selatan. Kegiatan ini merupakan amanat Kapolda Sulawesi Utara sebagai langkah awal pelaksanaan operasi kepolisian kewilayahan.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, jajaran Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Amurang, serta pimpinan OPD terkait, para PJU Polres Minsel, dan seluruh peserta apel.
Sebagai inspektur upacara, Kapolres AKBP David Candra Babega menyampaikan syukur atas terselenggaranya apel sebagai bentuk kesiapan personel, kemampuan, dan kelengkapan sarana prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan.
“Apel gelar pasukan ini merupakan langkah manajerial untuk memastikan seluruh rencana operasi dapat diimplementasikan secara optimal demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Kapolres juga memaparkan evaluasi situasi lalu lintas dua bulan terakhir di Sulawesi Utara. Pada September tercatat 236 kasus kecelakaan dengan 26 korban meninggal, sementara bulan berikutnya tercatat 179 kasus dengan 23 korban meninggal. Angka ini dinilai masih tinggi dan perlu mendapat perhatian serius, terlebih menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi Keselamatan Samrat 2025 melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Basarnas, serta pemerintah daerah. Beberapa poin penekanan yang disampaikan Kapolres antara lain:
Melaksanakan strong point di titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan kriminalitas.
Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas selama operasi.
Mengoptimalkan peralatan dan sarpras pendukung operasi.
Mendorong terobosan kreatif yang dapat dipertanggungjawabkan demi terciptanya Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas.
Melakukan tindakan tegas namun humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan.
Di akhir amanatnya, Kapolres menegaskan pentingnya dedikasi aparat kepolisian dalam melindungi masyarakat. “Tidak ada negara yang berhasil tanpa kepolisian yang unggul dan tangguh. Semoga pengabdian kita menjadi nilai ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.
(Eka Putra)






