Wabup Minsel Theodorus Kawatu Hadiri Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengurus TP-PKK Tahun 2025

Caption: Wakil Bupati Minsel Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP, menjadi narasumber kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). ( ist)

MINSEL, LacakPos.co.id – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengurus Tim Penggerak-PKK (TP-PKK) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 26 September 2025, bertempat di Hotel Grand Whiz Megamas Manado.

Dalam materinya yang bertajuk “Penguatan Keterampilan, Monitoring, Evaluasi, dan Pengawasan”, Wabup Kawatu menegaskan bahwa penguatan keterampilan merupakan dasar penting untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan bagi para pengurus TP-PKK. Ia menekankan bahwa pengurus PKK tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai pemimpin, penggerak, dan pengelola berbagai kegiatan di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Wabup Kawatu menjabarkan sejumlah keterampilan yang perlu diasah oleh pengurus TP-PKK, antara lain:

Perencanaan program strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terukur, berbasis data, serta sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah.

Manajemen organisasi, meliputi penyusunan rencana kerja, pembentukan tim, pendelegasian tugas, hingga penyusunan laporan kegiatan.

Komunikasi dan negosiasi untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, CSR, Bumdes, dan lembaga masyarakat.

Penguasaan administrasi dan teknologi agar pelaporan berbasis digital dapat meningkatkan transparansi, memudahkan dokumentasi, dan mendukung publikasi kegiatan.

Terkait aspek monitoring, evaluasi, dan pengawasan, Wabup menekankan bahwa ketiga hal tersebut merupakan pilar akuntabilitas gerakan PKK. Monitoring dan evaluasi yang efektif, ujarnya, bertujuan memastikan program dijalankan sesuai aturan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Monitoring dan evaluasi harus mampu menjawab pertanyaan apakah kegiatan yang dilaksanakan sudah mencapai tujuan, tepat sasaran, serta efektif. Kita juga harus mengetahui kendala yang dihadapi dan bagaimana memperbaikinya. Tanpa monitoring dan evaluasi, kita akan kehilangan arah. Tanpa pengawasan, kita akan kehilangan integritas,” tegas Wabup Kawatu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan yang juga Anggota DPRD, Elsje Rosje Wongkar-Sumual; Sekretaris TP-PKK, Dr. Rine Kawatu-Kaunang, SP., MBA., yang juga dosen Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado; Staf Ahli TP-PKK Ivone Tandaju-Rarang, SE.; serta jajaran pengurus dan anggota TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan.

(Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *