BUKITTINGGI – LACAKPOS.CO.ID – Gedung Sekolah Brilliant School Kota Bukittinggi yang sangat sederhana terletak di jalan Dr.Hamka Pakan Kurai, Jumat (8/3) diresmikan Bunda PAUD Kota Bukittinggi Ny.Fiona Erman Safar yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bukittinggi.
Ny.Fiona Erman Safar, menyampaikan, Taman Kanak-kanak merupakan bagian dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan merupakan salah satu wadah bermain serta belajar bagi anak-anak.
Untuk itu, keberadaan PAUD di setiap Kelurahan sangatlah penting, guna memastikan agar seluruh anak di Kota Bukittinggi mendapat layanan pendidikan yang layak pada saat usia emasnya.
“Dengan adanya Brilliant School (sekolah yang cemerlang) di Kota Bukittinggi, dapat berpartisipasi aktif serta memberikan ide-ide inovatif dalam menjalankan program yang telah direncanakan, sehingga terbentuk TK dan PAUD berkualitas dan dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan program pemerintah Bukittinggi Hebat menuju Indonesia emas,” sebutnya.
Sementara itu, Ny.Fiona Erman Safar menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, selain dengan menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)/Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), Pemerintah Kota Bukittinggi juga memberikan bantuan berupa hibah dan insentif ke setiap satuan pendidikan di Kota Bukittinggi, kata Ny.Fiona Erman Safar.
Sedangkan Ketua Yayasan Asra Brilliant Edukasi, Yetti Asra menjelaskan, Brilliant School merupakan sekolah yang berbasis internasional dengan islamic activities, dimana, menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di sekolah dengan metode pengulangan kepada anak-anak sehingga terbiasa dengan bahasa Inggris.
“Brilliant School ini hadir dibawah naungan yayasan Asra Brilliant edukasi yang menggunakan metode pembelajaran berbasis Internasional dengan Singapore Curriculum dan Combine Montessori Method serta kurikulum merdeka. Semoga dengan Brilliant School Kota Bukittinggi ini dapat meningkatkan pendidikan yang efektif, tepat sasaran, sehingga terwujudnya pembangunan karakter,” terangnya Yetti Asra.
(**Zakirman)






