BOLMONG-LACAKPOS.CO.ID- Penjabat Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, Ir Limi Mokodompit MM, dengan resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang penyusunan karya tulis ilmiah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Nenengah Pertama (SMP) se-Bolmong. Dan kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu. Senin (5/6/2023).
Bupati Limi dalam kesempatan tersebut mengatakan, salah satu indikator bangsa yang cerdas dapat dilihat dari tingkat budaya membaca dan menulis, “kata Bupati.

Lanjutnya Bupati, dalam rangka Bimtek ini diharapkan semua guru dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bolmong.
“Bupati berharap agar para guru bisa menjadi roll model di sekolah masing-masing dengan meningkatkan budaya literasi, mengingat begitu banyak pendapat dan asumsi tentang kebijakan dan apa yang harus dilakukan dalam praktik di lapangan,” imbuhnya Bupati.
Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Renti Mokoginta menjelaskan bilamana Bimtek ini berlangsung selama enam hari dan terbagi menjadi dua, guru SD dilaksanakan pada tanggal 5 sampai pada tanggal 7 Juni 2023, sedangkan tingkat SMP dilaksanakan pada tanggal 8 sampai dengan tanggal 10 Juni 2023.
Mengingat Bimtek ini dilaksanakan dengan tema “Lebih Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Literasi Kita, agar lebih mengenal tentang dunia pendidikan untuk menuju Kabupaten Bolaang Mongondow yang lebih maju lagi. Apa lagi Bimtek tentang penulisan karya ilmiah ini, dalam rangka pengusulan kenaikan pangkat dan peningkatan kapasitas guru dari jenjang SD sampai SMP,” kata Kadis Renti, yang didampingi langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Hance Mokodompit.
Kadis Renti juga menambahkan, Bimtek ini diharapkan agar para guru dan kepala sekolah bisa menghasilkan minimal satu tulisan ilmiah, sehingga dapat membantu untuk diusulkan ke golongan yang lebih tinggi lagi.
Renti juga berharap dengan adanya pelatihan ini, agar para guru bisa mengetahui secara pribadi untuk cara menulis tentang ilmiah yang sesungguh-sunguhnya. Dan untuk diketahui Bimtek ini diikuti sebanyak 160 guru mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), “pungkasnya Kadis Renti.
(Hengky Kaunang)







