Dinkes Sangihe Tinjau Puskesmas Tamako Pascabanjir, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Caption: Situasi Puskesmas Tamako Pascabanjir. ( ist)

SANGIHE, LacakPos.co.id – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat meninjau kondisi Puskesmas Tamako yang terdampak banjir di Kecamatan Tamako. Meski masih dipenuhi lumpur dan material sisa banjir, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan.

Peninjauan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, M.E., bersama jajaran dinas pada Kamis (23/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, tim mengecek kondisi bangunan, ruang pelayanan, serta dampak banjir terhadap peralatan medis dan operasional puskesmas.

Bacaan Lainnya

Terlihat sejumlah ruangan masih dipenuhi lumpur yang terbawa arus banjir. Kondisi tersebut menjadi fokus utama dalam upaya percepatan pembersihan agar aktivitas pelayanan kesehatan dapat kembali berlangsung secara optimal.

dr. Handry Pasandaran menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan meskipun fasilitas kesehatan terdampak bencana.

“Prioritas kami saat ini adalah mempercepat proses pembersihan, memastikan sarana kesehatan aman digunakan, serta menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Kami juga melakukan pendataan terhadap fasilitas dan peralatan yang terdampak sebagai dasar penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tamako, dr. Christi Silvia Luciana Motto, mengungkapkan banjir sempat mengganggu aktivitas pelayanan karena lumpur masuk ke sejumlah ruangan.

Menurutnya, berkat kerja sama seluruh tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan berbagai pihak, proses pembersihan terus dilakukan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi Puskesmas Tamako dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan pascabanjir. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan pelayanan medis bagi masyarakat Kecamatan Tamako tetap terpenuhi.
*(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *