SANGIHE, LacakPos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia yang diperingati setiap 28 Juli, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyakit hepatitis serta mengenali berbagai faktor penyebabnya, tidak hanya akibat infeksi virus, tetapi juga karena gaya hidup dan penggunaan obat-obatan yang tidak sesuai aturan.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, mengatakan hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga gangguan metabolisme.
Menurutnya, salah satu penyebab yang sering diabaikan masyarakat adalah konsumsi obat paracetamol dengan dosis yang berlebihan atau tidak terkendali yang dapat memicu kerusakan pada hati.
”Ada orang-orang yang ketergantungan minum obat-obatan tertentu yang menyebabkan kerusakan pada hati atau liver, misalnya minum obat paracetamol dengan dosis yang tidak terkendali,” ujar dr. Handry Pasandaran. Selasa (28-7/2026).
Selain penggunaan obat, lanjut dr. Handry, pola makan yang tidak sehat juga menjadi faktor risiko terjadinya hepatitis. Konsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan perlemakan hati, yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi gangguan fungsi hati.
Ia juga menjelaskan bahwa infeksi parasit, seperti cacing, dapat menyerang organ hati dan menyebabkan hepatitis.
”Ada juga orang-orang tertentu yang mendapat hepatitis karena gangguan metabolisme akibat makanan tinggi lemak yang menyebabkan perlemakan hati. Bahkan infeksi parasit seperti cacing juga bisa menyebabkan gangguan pada liver,” katanya.
Pada momentum Hari Hepatitis Sedunia, dr. Handry menegaskan bahwa hepatitis akibat infeksi virus dapat menular sehingga masyarakat perlu melakukan upaya pencegahan melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, vaksinasi sesuai anjuran, serta pemeriksaan kesehatan secara dini. Sementara itu, hepatitis yang disebabkan oleh konsumsi alkohol maupun faktor noninfeksi lainnya tidak bersifat menular.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap peringatan Hari Hepatitis Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hati dengan menerapkan pola hidup sehat dan menggunakan obat-obatan secara bijak sesuai anjuran tenaga kesehatan.
(Rinny)







