Jumat Bersih di Kalasey Satu, Hukumtua Lelly Tonggari Ajak Warga Peduli Lingkungan

Caption: Hukumtua Desa Kalasey Satu, Lelly Tonggari, saat melakukan giat bersih-bersih di pinggiran jalan Trans Sulawesi, wilayah Togas, Kalasey Satu. (Butje/LacakPos)

MINAHASA, LacakPos.co.id Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus ditunjukkan Pemerintah Desa Kalasey Satu. Dipimpin langsung Hukumtua Desa Kalasey Satu, Lelly Tonggari, kegiatan Jumat bersih dilaksanakan bersama perangkat desa pada Jumat (15/5/2026).

Caption: Hukumtua Desa Kalasey Satu, Lelly Tonggari, bersama perangkat desa, saat melakukan giat bersih-bersih di pinggiran jalan Trans Sulawesi, wilayah Togas, Kalasey Satu. (Butje/LacakPos)

Kegiatan bersih-bersih dimulai dari perbatasan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, tepatnya di wilayah Togas Kalasey Satu. Dengan membawa karung sampah dan sapu lidi, Hukumtua bersama perangkat desa membersihkan sampah di sepanjang pinggiran Jalan Trans Sulawesi.

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memberikan contoh nyata kepada masyarakat agar membiasakan hidup bersih dan sehat.

Menurut Hukumtua Lelly Tonggari, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Selain menciptakan suasana yang indah dan nyaman, lingkungan yang bersih juga berdampak besar bagi kesehatan masyarakat.

“kebersihan sangat penting untuk kesehatan, keindahan dan kenyamanan lingkungan. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan desa,” ujar Tonggari.

Ia menambahkan, sampah yang dibiarkan menumpuk dapat menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari pencemaran lingkungan hingga potensi munculnya penyakit. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu terus ditingkatkan.

Kegiatan Jumat bersih ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, asri dan nyaman.

Pemerintah Desa Kalasey Satu berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus terjaga, sehingga desa tetap terlihat bersih dan memberikan kenyamanan bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *