SURABAYA,LacakPos.co.id – Sejak dilantik Jaksa Agung, Prof. Dr. H. ST. Burhanuddin, S.H., M.M., M.H. akhir April 2026 lalu baru kali ini Kajati Jatim, Dr. Abdul Qohar AF, SH., MH didampingi Wakajati, Luhur Istighfar, S.H., M.Hum., menggelar Rapat Kerja perdana dan paripurna yang diikuti seluruh Asisten, para Kajari, Koordinator, Plt. Kepala Bagian Tata Usaha dan pejabat eselon IV dan V serta seluruh pegawai di Aula Sasana Adhyaksa, Selasa (12/05/2026).
Di awal sambutan Kajati Jatim, menyatakan bahwa rapat paripurna ini menjadi momentum awal untuk memperkuat soliditas internal, meneguhkan kedisiplinan, dan menyatukan langkah seluruh jajaran.

Selain itu kata Dr. Qohar, sarana ini menjadi forum konsolidasi internal dan sekaligus menegaskan pentingnya keselarasan antara arah kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas di seluruh lini jajaran.
Arahannya berikutnya, Kajati Jatim Dr. Abdul Qohar menekankan bahwa penguatan kinerja institusi harus berpijak pada nilai-nilai dasar yang tidak dapat ditawar, yakni profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan komitmen menjaga marwah institusi.

Menurutnya, kualitas kinerja tidak hanya diukur dari hasil kerja, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menjalankan aturan.
Penekanan khusus juga diberikan pada kedisiplinan pegawai, terutama terkait kehadiran apel rutin dan kepatuhan terhadap absensi.
Kajati menegaskan, bahwa disiplin merupakan cerminan awal dari tanggung jawab dan kesungguhan aparatur dalam menjalankan tugas.
“Saya minta kepada seluruh pejabat struktural untuk melakukan pengawasan secara melekat dan menegakkan aturan dengan adil serta konsisten,”tegas Kajati di hadapan peserta Raker.
Sementara itu, Wakajati Jatim, Luhur Istighfar menyoroti aspek penguatan pelaksanaan tugas secara teknis yang dibangun melalui koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, dan pengendalian internal yang terukur. Ia menekankan bahwa seluruh bidang hingga jajaran terkecil harus mampu menjaga kualitas penanganan perkara dengan ketertertiban administrasi sebagai bagian dari profesionalisme.
Sebelum akhiri arahannya, Kajati Jatim minta kepada para Kajari se-Jatim dan jajarannya untuk melakukan ekspose di Media Sosial (Medsos) terkait perkara yang ditangani.
“Untuk menjaga profesionalisme, marwah, dan kredibilitas Institusi yang kita cintai, kepada Para Bpk/Ibu Kajari tolong perkara yang ditangani diekspose di medsos”, pinta Kajati Jatim
“Di era sekarang berita di media,sebuah kebutuhan”, tutup Dr. Qohar
Rapat paripurna berlangsung konstruktif dan diisi dialog interaktif aktif dan ditutup dengan evaluasi capaian serta kendala pada tiap-tiap bidang.
Forum ini merumuskan langkah perbaikan yang konkret sekaligus menegaskan komitmen menuju Kejati Jatim yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.
(Az)






