MINAHASA, LacakPos.co.id – Pemerintah Desa Kumu, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, mulai melaksanakan pembangunan jalan paving blok pada Senin (4/5/2026). Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 dengan total anggaran sebesar Rp168.492.433.
Pembangunan jalan paving blok ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang.
Selain untuk memperlancar akses masyarakat, penggunaan paving blok juga dipilih karena dinilai mampu menjaga kestabilan ketebalan permukaan jalan dibandingkan metode pengecoran yang berpotensi meningkatkan elevasi jalan.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan, pembangunan tersebut masuk dalam bidang pembangunan desa dengan volume pekerjaan mencapai 620 meter persegi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) melalui sistem swakelola desa.
Hukum Tua Desa Kumu, Ronny Kaunang, mengatakan proyek paving blok tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses jalan yang lebih baik dan nyaman digunakan.
“Pembangunan ini menjadi prioritas karena memang sangat dibutuhkan masyarakat agar kondisi jalan lebih layak dilalui,” ujar Kaunang.
Ia menjelaskan, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan panjang penanganan sekitar 124 meter pada tahap awal. Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa juga melibatkan kurang lebih dua puluh tiga tenaga kerja dari warga setempat dengan bergantian, ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
Ronny menegaskan proses pengerjaan dilakukan sesuai standar pemasangan paving blok yang berlaku. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga.
“Kami berharap masyarakat turut mengawasi sehingga pekerjaan dapat berjalan baik dan hasilnya sesuai harapan bersama,” katanya.
Anggaran proyek tersebut mencakup pengadaan material paving blok serta biaya upah tenaga kerja. Dana bersumber dari Dana Desa Tahun 2026 yang juga dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan pembangunan lainnya, termasuk sarana olahraga desa.
Selain itu, Ronny turut mengingatkan masyarakat agar menjaga fasilitas yang telah dibangun. Ia meminta warga tidak menempatkan beban berat di atas paving blok guna menjaga daya tahan jalan.
“Sebaiknya di bagian depan rumah diberikan lapisan tambahan atau penahan agar paving tidak langsung menerima tekanan berat,” jelasnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam merawat hasil pembangunan desa agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga bersama fasilitas ini dengan rasa memiliki demi kepentingan masyarakat Desa Kumu,” tutupnya.
(* Butje-juan)






