MINAHASA, LacakPos.co.id – Dalam kegiatan Workshop Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Mandolang yang dilaksanakan pada Kamis (9/10/2025).
Hukumtua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, saat diwawancarai usai kegiatan ia menyampaikan komitmen pemerintah desa dalam menjaga kesehatan dan gizi masyarakat.

Ketua TP-PKK KabupatenMinahasa, Martina Lengkong, S.E., serta Stakehol Kesehatan.. [Foto: Butje/LacakPos).
“Di Desa Tateli Tiga saat ini tidak ada kasus stunting. Namun kami tetap berupaya agar kondisi ini bisa terus dipertahankan. Meskipun belum ada yang stunting, risikonya tetap ada, sehingga kami dari pemerintah desa memberikan makanan tambahan selama 90 hari kepada balita dan ibu hamil. Langkah ini kami lakukan agar gizi masyarakat tetap terjaga dan tidak muncul kasus stunting di kemudian hari,” ujar Stenly Gumalang.
Sebelumnya kegiatan ini diawali dengan doa dan dilanjutkan dengan sambutan Camat Mandolang Reyly Yurike Pinasang, SE.
Selanjutnya Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, yang membuka langsung kegiatan tersebut, dab membacakan sambutan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, dalam sambutan itu, Bupati menekankan pentingnya percepatan program penanganan stunting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Lebih lanjut Wabup Vanda Sarundajang menjelaskan bahwa stunting bukan semata karena faktor fisik, melainkan akibat kurangnya asupan gizi sejak awal kehidupan.
“Masalah stunting bukan hanya karena anak terlihat pendek atau kurus, tapi karena kekurangan gizi sejak awal kehidupan. Oleh sebab itu, peran keluarga dan pemerintah desa sangat penting dalam menjaga pola makan anak,” tutur Sarundajang.
Selain itu, Ketua TP-PKK KabupatenMinahasa, Martina Lengkong, S.E., juga memberikan bimbingan dan arahan kepada para kader PKK dan perangkat desa terkait upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga. Ia menegaskan bahwa peran ibu dan keluarga sangat penting dalam memperhatikan kebutuhan gizi anak dan ibu hamil, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“PKK terus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang dan pola hidup sehat,” ujar Martina Lengkong.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Hukum Tua, Kepala puskesmas, Stakehol Kesehatan dan perangkat desa dari seluruh wilayah Kecamatan Mandolang. Workshop berlangsung interaktif dengan pembahasan strategi, data lapangan, serta rencana tindak lanjut untuk menurunkan angka stunting di tingkat desa.
Catatan Redaksi:
Kegiatan Workshop Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Mandolang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan di tingkat desa hingga kecamatan.
(Butje/Span/Juan)






