BUKITTINGGI – LACAKPOS.CO.ID – Kolaborasi yang menggabungkan berbagai pihak, yaitu, Academy, Business, Community, Government, and Media (ABCGM). maka dari itu Rumah Sakit Otak Dr.Drs.M.Hatta (RSOMH) Kota Bukittinggi menggelar acara temu ramah dan media gathering dengan puluhan wartawan peliputan Kota Bukittinggi, Senin (24/6) di Aula RSOMH Kota Bukittinggi Gedung D Lantai 5.
Pada acara tersebut dihadiri Pelaksana Tugas Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSOMH Kota Bukittinggi dr.Sofni Sarmen, Sp.A, M.Biomed, Direktur Perencana, Keuangan dan Layanan Operasional RSOMH Kota Bukittinggi, Hilda Roza,SE,Ak.M.Si, Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran, Refdenis,S.Kep., M.Kep dan jajaran direksi RSOMH Kota Bukittinggi.
Direktur Perencana, Keuangan dan Layanan Operasional RSOMH Kota Bukittinggi, Hilda Roza,SE,Ak.M.Si menjelaskan, media adalah mitra kerja RSOMH turut serta mendukung peningkatan sektor kesehatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sarana kesehatan. Publikasi yang disampaikan melalui media cetak, online dan elektronik dapat diketahui oleh publik secara langsung.
RSOMH Kota Bukittinggi mempunyai layanan unggulan, yaitu, 1.Trombolisis, 2.Neuro Intervensi & Cardio Intervensi, 3.Neuro Rehabilitasi & Neuro Restorasi, 4.Stroke Check Up (SCU), 5.Pain Intervensi, 6.Neuro Surgery, 7.Neuro Diagnostik, 8.Poli Eksekutif, 9.Layanan Urologi & Bedah Digestif.
Juga pelayanan lainnya, yaitu Pelayanan Penyakit Mata, Pelayanan Penyakit Anak, Pelayanan Penyakit Urologi, Pelayanan Psikiatri, Pelayanan Penyakit Dalam dan Geriatri, Pelayanan Penyakit Paru dan Pelayanan Penyakit Gigi. RSOMH mempunyai tempat menginap untuk keluarga pasien.
Sejauh ini masih mengedepankan penanganan penyakit stroke dengan Trombolisis. Penanganan stroke cepat dengan metode Trombolisis, yang dapat dilakukan mengacu pada waktu awal pasien terkena serangan stroke, yakni ketika pasien dibawa ke RSOMH Kota Bukittinggi kurang dari 4,5 jam setelah pasien terkena serangan stroke akut. “Agar tidak terjangkit penyakit stroke, maka lebih baik menjalani Stroke Check Up (SCU) dengan pemeriksaan untuk mendeteksi awal adanya gangguan di otak dan pembuluh darah (mendeteksi gejala stroke), “ucapnya.
Melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan motto “Melayani dengan Sepenuh Hati” itu bukan semata atas dedikasi rumah sakit melainkan peran aktif stakeholder, termasuk kritikan dan saran dari pasien atau keluarga pasien sehingga evaluasi manajemen terus dilakukan untuk penyempurnaan pelayanan ke arah yang lebih baik.
“Kami tidak anti dengan kritikan dan saran, bahkan kami bertanya kepada pasien yang dirawat di rumah sakit ini. Kami menerima keluhan masyarakat agar peningkatan pelayanan kesehatan yang diberikan pihak rumah sakit dapat ditingkatkan,”ujarnya.
Sedangkan Pelaksana Tugas Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSOMH Kota Bukittinggi dr.Sofni Sarmen,Sp.A, M.Biomed menyebutkan saat ini RSOMH Kota Bukittinggi memiliki 140 unit tempat tidur (bed) yang terus dilakukan peningkatan jumlahnya. Pengerjaan pembangunan ruangan transit dengan kapasitas 4 bed sedang dikerjakan, agar nantinya pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sebelum masuk ke ruang rawat inap, didasari ketersediaan ruang rawat inap.
“Kami tidak akan menelantarkan pasien yang datang ke RSOMH Kota Bukittinggi, sebelum pasien mendapat kamar kosong, pasien dapat ditempatkan di ruangan transit. Jadi, jika sudah ada kamar rawat inap yang kosong untuk ditempatkan pasien, kita akan pindahkan kesana, menjelang itu kita tetap berikan pelayanan di ruang transit.” Pihak RSOMH Kota Bukittinggi memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada pasien, pungkas dr.Sofni Sarmen,Sp.A, M.Biomed. (**zakirman)






