HUT Ke 52 Hendro Satrio Dirayakan Bersama ASN BPJN Sulut

Kabalai BPJN Sulut Hendro Satrio.(Foto:Franky Supit/Lacakpos.co.id)

MINUT – LACAKPOS.CO.ID – Bersuka cita dan bersyukur layak di sematkan kepada Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio ST yang mana kemarin Minggu (3/3/2024) mendapat ketambahan usia membilang 52 tahun.

Kepada awak media Lacakpos dan Kompas TV Hendro biasa di sapa mengatakan sangat bersyukur atas ketambahan usia 52 tahun.

Bacaan Lainnya

” Iya pasti bersyukur ketambahan usia dan harapan tentunya sehat dan baik-baik saja, ” ungkap Hendro Satrio di ruang kerjanya pada Senin (4/3/2024).

Saya sudah rayakan kemarin dengan keluarga.Hari ini Senin(4/3/2024) bersama jajaran BPJN Sulut merayakan dengan penuh sederhana dan hikmad.

” Merayakan dengan rekan-rekan ASN di BPJN Sulut,tapi hanya sederhana saja,kan yang penting bersyukur dan sehat, ” ucap Hendro penuh keceriaan.

Lanjut,saat di tanyakan paket kerja IJD beserta anggarannya tahun 2024 Kabalai Hendro Satrio secara gamblang menandaskan untuk Inpres Jalan Daerah (IJD) di Sulut pihaknya telah membawa setiap usulan jalan dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota ke Pemerintah Pusat yakni Kementerian PUPR,BAPPENAS dan Kementerian Keuangan.

” Cukup banyak IJD di Sulut kami usulkan di 3 Kementerian berdasarkan usulan Pemprov, Pemkab dan Pemkot.Hanya saja berapa yang akan di realisasikan oleh pusat itu kami belum tahu, ” terang Hendro di ruang kerjanya Senin(4/3/2024).

Begitu pula terkait anggarannya belum bisa di pastikan namun di perkirakan anggaran IJD tahun ini akan turun pada bulan April.

” Dana IJD seluruh Indonesia akan di gelontorkan pada awal April.Saat dana sudah di kucurkan oleh Kementerian Keuangan melalui Kemen PUPR maka paket pekerjaan IJD di Sulut langsung tancap gas di kerjakan, ” singkapnya.

Mekanisme IJD beber Hendro harus ada pengusulan masing-masing dari Pemprov,Pemkab dan Pemkot untuk di usulkan ke 3 lembaga Kementerian yakni Kemen PUPR, BAPPENAS dan Kemen Keuangan RI.

” Iya mekanismenya seperti itu harus ada pengkajian dan pertimbangan dari 3 lembaga negara.Kalau sudah mendapat lampu hijau dari pusat maka Kemen Keuangan akan meneruskan kepada Kementerian PUPR untuk di laksanakan oleh tiap-tiap BPJN di seluruh Indonesia, “ujarnya.

Ditambahkan Kabalai Hendro terkait DIPA BPJN Sulut tahun 2024 senilai 563 miliar pihaknya berharap akan terlaksana dengan baik.Karena di yakininya pagu tahun ini dananya banyak tersedot untuk pekerjaan multiyear pada tiap-tiap satuan kerja yang ada di PJN 1,2,dan 3.

Selain pekerjaan multiyear pihak BPJN Sulut juga mengerjakan pekerjaan yang sifatnya preservasi maupun pecing.

” Pekerjaan multiyear banyak di gelontorkan anggarannya,selebihnya preservasi dan pecing pada tiap-tiap ruas jalan, ” ungkap Hendro.

Terkait trotoar buruk di depan SMP Katolik Hati Kudus ruas jalan Wilayah 1 Manado-Tomohon pihaknya akan segera memperbaikinya sebab sudah di anggarkan untuk paket ruas jalan yang ada di Manado-Tomohon senilai 9 miliar.

” Untuk trotoar di depan sekolah segera di kerjakan kan sudah ada teken kontraknya, ” pungkasnya.(kix)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *