BOLMONG-LACAKPOS.CO.ID- Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Ir Limi Mokodompit MM melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Lolayan. Dan kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Mopait, Senin (07/08/2023).
Dalam sambutannya Bupati Limi mengatakan pentingnya melaksanakan pemerintahan di desa dengan baik dan benar dengan tepat sasaran serta dapat mengelola potensi yang ada

Ditambahkan, sebentar lagi masuk tahun politik, jadi diharapkan agar tetap menjaga keamanan dan persaudaraan, jangan ada yang saling memprovokasi dan melakukan hal-hal yang merugikan banyak orang.
“Sebentar lagi memasuki tahun politik, Pemerintah berharap tidak ada konflik, gesekan dan halang menghalangi sehingga penyelenggaraan legislatif dan pilpres berjalan dengan aman lancar,” harap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Limi juga mengingatkan agar semua para Sangadi yang ada di Kecamatan Lolayan dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan penuh tanggung jawab. “Paling utama dalam mengelola keuangan dana desa, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa masing-masing,” kata Limi.
Lanjutnya, pentingnya melaporkan jika ada tindakan penindasan atau tekanan politik dan pilihan kedepan, terutama menjelang Pilkada. “Penting untuk dilaporkan guna menjaga stabilitas keamanan yang ada di desa masing-masing,” jelasnya.
Sebelum menutup sambutannya, Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat Bolmong, khususnya Kecamatan Lolayan, untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang ingin maju di legislatif ke depan.
Limi berharap, generasi baru yang memiliki pandangan membangun mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. “Diingatkan kembali kepada pihak yang datang dan mencoba memprovokasi masyarakat harus ditindak, karena hal ini dapat mengganggu stabilitas pilkada ke berta,” pungkasnya.
Diketahui kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Sangadi se Kecamatan Lolayan, para Sangadi, antara lain, Sangadi Bakan, Sangadi Mengkang, Sangadi Lolayan, Sangadi Matali Baru, Sangadi Mopusi, Sangadi Tapaaog, Sangadi Anak dan Bombanon, bahkan dihadiri juga Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tokoh Adat, Pemuda dan tokoh masyarakat. (***/Hengky Kaunang).






