SANGIHE – LACAKPOS.CO.ID – Air pasang mengakibatkan jebolkan talud penahan ombak sehingga Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, dr.Rinny Tamuntuan gerak cepat bersama rombongan mengunjungi warga Nagha 1 yang terdampak bencana alam akibat air pasang menghantam talud pengaman pantai Kampung Nagha 1 pada, Sabtu (29/10/2022).

“Pentingnya kunjungan ini untuk melihat bencana alam yang menimpa beberapa kampung yang ada di wilayah Sangihe termasuk Kampung Nagha 1 Kecamatan Tamako, “sebutnya.

Ternyata dari kejadian tersebut sangat banyak yang mengalami dampak kerusakan termasuk ada beberapa rumah warga yang kerusakannya cukup lumayan parah.
“Khusus Kampung Nagha 1 ada kira-kira 138 kepala keluarga yang kena dampak akibat jebolnya talud penahan pantai, dan kurang lebih 14 rumah warga yang rusak, ”ujar Tamuntuan.

“Memang datanya belum lengkap. Kami selaku Pemerintah Kabupaten akan membuat laporan ke Pemerintah Provinsi atau ke Kementrian. Dan mudah-mudahan datanya bisa di rampung hari ini, tentunya akan kami segera tindak lanjuti langsung ke bapak Gubernur dan ke Kementrian, ”jelasnya.
Selain melihat kerusakan bangunan, Pemerintah Kabupaten Sangihe juga memberikan bantuan berupa sembako berupa telur, beras, dan bahan poko lainnya.
“Saat ini bantuan langsung dari Pemerintah Kabupaten, dan tak hanya itu, masih ada bantuan lain juga dari provinsi yang mungkin baru tiba tadi melalui kapal laut, sehingga semua itu akan sesegera kami salurkan lagi, “tutup Tamuntuan.

(**Udy)






