Bupati Enrekang Temui Langsung Warga Penerima Bantuan Bedah Rumah

Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga menemui langsung Nari, warga penerima bantuan bedah rumah (RTLH) di Kelurahan Baraka, Kecamatan Baraka, Rabu (21/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

ENREKANG, LacakPos.co.id – Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, menemui langsung Nari, salah satu warga penerima bantuan bedah rumah atau Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Kelurahan Baraka, Kecamatan Baraka, Rabu (21/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Enrekang didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan), Suparman. Keduanya berdialog langsung dengan penerima bantuan untuk melihat kondisi dan kebutuhan hunian warga.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Dinas Perkimtan terus berkomitmen menghadirkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Perkimtan, Suparman, mengatakan program bantuan bedah rumah atau RTLH secara konsisten dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Enrekang, yang dikenal sebagai Bumi Massenrempulu.

Menurutnya, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Muhammad Yusuf Ritangnga untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui program ini, rumah warga yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan, seperti atap bocor, dinding rapuh, hingga lantai tanah, diperbaiki agar memenuhi standar kelayakan, keselamatan, dan kesehatan.

Suparman menegaskan, proses penentuan penerima bantuan dilakukan secara selektif, objektif, dan transparan melalui verifikasi lapangan. Langkah tersebut bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Program bedah rumah ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, melainkan upaya pemerintah untuk mengembalikan harkat dan martabat serta menghadirkan senyum kebahagiaan di tengah keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Enrekang yang merasa cemas saat hujan deras atau angin kencang melanda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan swadaya masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan program tersebut.

Dengan sinergi berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Enrekang berharap program bedah rumah dapat terus berjalan dan membantu mengurangi jumlah hunian tidak layak di daerah itu. (Atta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *